Kota Langsa – Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), memberikan bantuan pengolahan pembuatan pakan ternak udang berbasis mangrove bagi warga Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur, Senin (05/05/2025).
Penyerahan bantuan dibalut dalam kegiatan Sosialisasi dan Launching Produk Pengolahan Pembuatan Pakan Ternak Udang Berbasis Mangrove, melalui TJSL PTPN IV Regional VI.
Hadir dalam Kegiatan, Region Head PTPN IV Regional VI diwakili oleh Nurzaitun, Anggota DPRK Langsa Partai Aceh, Syamsul Bahri, alias Robert, Camat Langsa Lama Heri Setiawan, Danramil 23/Lgst diwakili oleh Ba.Tuud Pelda Heri Siswanto, Kapolsek Langsa Timur diwakili oleh Waka Sugiharto, Wakil Dekan Fakultas Hukum Unsam Andi Rachmad, Ketua Askara Law Centre Dr. Vita Cinta Emia Tarigan, Mukim Langsa Timur Muslim, Geuchik Gampong Sungai Lueng Elhazir, Para Perangkat Desa, Para Babinsa 23/Lgst, Para Bhabinkamtibmas Polsek Langsa Timur, Mahasiswa, Insan Media (Pers), dan tamu undangan.
Ketua Tim Pelaksana Radhali, mengatakan, pelaksanaan program ini adalah hasil sinergi antara korporasi, akademisi, dan masyarakat, yang bertujuan untuk memperkenalkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan lokal.
“Kami meyakini bahwa dengan pendekatan berbasis potensi lokal, seperti pemanfaatan mangrove secara bijak, akan menciptakan kemandirian ekonomi dan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, Produk pakan udang berbasis mangrove ini adalah hasil dari proses riset, uji coba, dan kolaborasi yang intensif,” tandasnya.
Camat Langsa Timur Heri Setiawan, dalam sambutan menyampaikan, peluncuran inovasi pakan ternak udang berbasis mangrove sebagai wujud nyata TJSL PTPN IV Regional VI di Gampong Sungai Lueng.
“Kecamatan Langsa Timur sebagai tuan rumah pelaksanaan tiga agenda penting sekaligus dalam rangka pelaksanaan TJSL dari PTPN IV Regional VI, yaitu “Sosialisasi Pembuatan Pakan Ternak Udang Berbasis Mangrove”, Forum Group Discussion (FGD) Pengelolaan Kawasan Pesisir, dan Launching Produk Pakan Udang Berbasis Mangrove,” ungkap Heri.
Selanjutnya Dr. Muhammad Iqbal Asnawi, selaku narasumber utama pada sesi sosialisasi, menekankan pentingnya pendekatan hukum dan sosial dalam program-program pemberdayaan lingkungan.
“Sosialisasi ini adalah upaya membumikan pengetahuan agar tidak berhenti di ruang akademik, masyarakat harus memahami bagaimana pakan ini tidak hanya efisien, tetapi juga aman bagi ekosistem, kita ingin teknologi yang bersahabat dengan lingkungan bisa diterima dan digunakan oleh petambak kita sendiri,” paparnya.
Sementara dalam sesi FGD, Dr. Liza Agnesta Krisna, memandu diskusi yang membahas tata kelola kawasan pesisir secara berkelanjutan.
“Sehingga FGD hari ini membuka ruang dialog antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat,” jelasnya.
Kita bicara soal masa depan pesisir, bukan hanya untuk ekonomi, tapi juga untuk anak cucu kita, mangrove bukan sekadar pohon, tapi bagian dari sistem kehidupan yang kompleks dan harus dijaga dengan pengetahuan dan kebijakan yang tepat, pungkas Dr. Liza.
Asisten TJSL PTPN IV Regional VI, Nurzaitun, menjelaskan, kegiatan sosialisasi dan launching produk pengolahan pembuatan pakan ternak udang berbasis mangrove merupakan bentuk nyata dari komitmen PTPN IV Regional VI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Kita sejalan dengan agenda pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat,” tutur Nurzaitun.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatan serta mensejahterakan masyarakat pesisir khususnya yang ada di wilayah Kota Langsa.
“Bantuan diserahkan kepada BUMG Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur berupa; Mesin Grinder, Mesin Pelet, Mesin Oven, Mesin Jahit Goni, semoga dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat,” terang Nurzaitun.
Kegiatan dilaksanakan Penyerahan Plakat, Launching Produk TJSL, Sosialisasi/pelatihan? dan diakhiri dengan sesi foro bersama.
Sebelumnya telah diberitakan saat PTPN IV Regional VI memberikan mendukung berupa dana TJSL sebesar Rp. 75 Juta untuk pelatihan pakan udang berbasis mangrove guna meningkatkan perekonomian hijau di bagian pesisir Kota Langsa, Rabu (16/05/2025).






















