MAKASSAR – a1news.co.id Personel Polsek Tamalate Polrestabes Makassar, Di pimpin Panit 1 unit Binmas, Ipda Arwin Saleh.,S.H.,M.M. Pawas piket bersama piket fungsi, mendatangi TKP penemuan mayat di jln daeng Tata III.
Berawal dari adanya laporan warga, yang menemukan mayat berjenis kelamin lelaki yang di perkiran berusia sekitar (80) di salah satu wisma di jalan daeng Tata III kelurahan parang tanbung kecamatan tamalate kota makassar pada senin 12/01/2026.
Berdasarkan keterangan dari saksi, diketahui lelaki tersebut di ketahui berinisial (AA) warga kelurahan parang tambung kecamatan tamalate,
“Lebih lanjut” saksi menuturkan bahwa, lelaki tersebut datang ke wisma pada hari Sabtu tanggal 10/01/2026, pukul 19.00 wita bersama seseorang wanita, keduanya lalu memesan kamar short time, selama (3 jam) setelah mencapai batas waktu sesuai pesanan, Saksi kemudian mendatangi kamar tersebut dengan maksud ingin memberi tahu, “namun,, setelah mengetuk pintu kamar beberapa kali dan tak ada respon,,

Saksi kemudian berinisiatif membuka pintu kamar, dan melihat lelaki tersebut terlentang diatas tempat tidur tanpa menggunakan busana, dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa, tanpa pikir panjang, saksi kemudian berusaha mencari wanita yang sebelumnya terlihat masuk bersama lelaki tersebut, namun sang wanita sudah tidak ada di Tempat “Iyapun kemudian meminta karyawan untuk segerah menghubungi petugas. Beber kapolsek Tamalate. Kompol. H. Muh. Thamrin. S., E. M. M.
Aparat polsek tamalate yang menerima informasi, gerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara, (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengamankan jenazah.
“Kami tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP, kemudian menghubungi Tim Inafis Sat. Reskrim Polrestabes Makassar, dan Dokpol Bhayangkara Polda Sulsel, untuk mengevakuasi mayat tersebut. “kata Ipda Arwin Saleh.,S.H.,M.H.
Untuk saat ini kami belum bisa memastikan penyebab kematian lelaki tersebut, “karena kami tidak menemukan adanya tanda tanda kekerasan di tubuh jenazah tersebut,, namun kuat dugaan iya meninggal akibat mengonsumsi obat kuat.
Dan untuk saat ini Jenazah telah di evakuasi oleh pihak Dokpol Bhayangkara Polda Sulsel, untuk penanganan lebih lanjut.”. Pungkasnya.
Gun






















