A1news.co.id , PEKANBARU – DPW Riau RHUKI (Rumah Hukum Indonesia) Paralegal menyampaikan keluhan masyarakat terkait genangan air yang terjadi di bahu hingga badan jalan saat hujan deras mengguyur kawasan Jalan Muchtar Luthfi, sekitar Kampus Universitas Riau (Unri) Panam, Jumat (9/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Sekretaris RHUKI DPW Provinsi Riau, , S.E., M.Sc., mengatakan kondisi genangan air tersebut dinilai merugikan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar lokasi terdampak.
“Kami menyampaikan apa yang menjadi keluhan masyarakat. Setiap turun hujan deras, genangan air terjadi hingga ke bahu dan badan jalan bahkan masuk ke rumah warga,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian serius karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat pengguna jalan maupun warga sekitar.
RHUKI juga mempertanyakan aspek uji kelayakan pembangunan jalan serta sistem drainase yang dinilai belum mampu mengantisipasi banjir maupun genangan air saat curah hujan tinggi terjadi.
Dengan kondisi jalan yang memiliki lebar lebih kurang 12 meter dan terbagi menjadi dua arah, seharusnya sistem drainase telah dirancang secara maksimal agar aliran air berjalan baik tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
“Sebagai kontrol sosial di tengah masyarakat, kami mempertanyakan bagaimana aspek uji kelayakan bebas banjir dari pembangunan jalan tersebut. Kondisi ini jelas merugikan warga yang bermukim di sekitar lokasi,” katanya.
Ia menjelaskan, posisi badan jalan yang lebih tinggi dan miring ke arah permukiman warga menyebabkan air hujan dengan mudah mengalir masuk ke rumah masyarakat yang sebagian besar masih berupa bangunan semi permanen. Sementara di sisi kanan jalan menuju kawasan kampus, berdiri sejumlah bangunan ruko bertingkat.
Atas kondisi tersebut, RHUKI meminta pihak terkait segera melakukan pembenahan terhadap sistem drainase dan aliran air di kawasan Jalan Muchtar Luthfi.
“Pembangunan drainase yang tidak layak harus dilakukan penyempurnaan. Drainase perlu ditinggikan agar air yang menggenang dapat mengalir dengan baik ke parit,” tambahnya.
Selain itu, RHUKI juga meminta agar parit-parit di sekitar lokasi rutin dibersihkan oleh dinas terkait guna mencegah penyumbatan yang dapat memperparah genangan air saat hujan turun.
Dalam pernyataannya, RHUKI turut meminta perhatian serius dari agar segera mengambil langkah cepat melalui koordinasi dengan OPD terkait maupun pihak Dinas PUPR Provinsi Riau guna menangani persoalan tersebut.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, saat dimintai konfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (9/5/2026) belum memberikan tanggapan. (Endang.s)
Rls : DPW RHUKI RIAU






















