A1news.co.id|Subulussalam – Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Subulussalam, Mhd Ali Tumangger, mengumumkan bahwa pemerintah kota telah mulai membayar utang kepada pihak ketiga yang berasal dari tahun 2022, 2023, dan 2024.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan kewajiban yang belum terselesaikan sebelumnya.
*Penurunan Defisit yang Signifikan*
Mhd Ali Tumangger juga melaporkan bahwa nilai defisit kota telah menurun signifikan di bawah kepemimpinan Rabbani.
Dalam tujuh bulan terakhir, defisit tercatat sebesar Rp54 miliar, angka yang lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang mencapai ratusan miliar.
*Rincian Defisit:*
– Tahun 2022: Rp205 miliar
– Tahun 2023: Rp156 miliar
– Tahun 2024: Rp110 miliar
– Tujuh bulan kepemimpinan Rabbani: Rp54 miliar
Pemerintah Kota Subulussalam terus berupaya untuk menekan defisit sambil menjalankan program-program penting untuk masyarakat.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan keuangan daerah dapat dikelola lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(Ramona)






















