A1news.co.id | RIAU || Upaya membangun komunikasi yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat kembali dilakukan Polsek Kerumutan Polres Pelalawan melalui kegiatan Jumat Curhat, Jumat (7/11/2025) pukul 09.30 WIB di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan.
Kegiatan ini menghadirkan suasana santai, namun sarat dengan dialog penting mengenai keamanan dan ketertiban serta pelayanan publik di wilayah tersebut.
Kegiatan yang dipimpin Ipda M. Ali Shodiq, S.Psi bersama Bripka Dedy Kurniawan ini juga dihadiri tokoh pemuda dan tokoh masyarakat setempat, yakni Ispurno, Suyono, dan Sarbun, dengan total lima peserta aktif.
Mereka diberi kesempatan untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, serta pertanyaan seputar permasalahan yang dihadapi warga sehari-hari.
“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah mendengar langsung suara masyarakat. Kami ingin masyarakat merasa didengar dan Polri bisa segera memberikan solusi,” kata Ipda Ali Shodiq.
Beberapa isu yang muncul menjadi fokus diskusi. Pertama, masyarakat menyampaikan keluhan tentang remaja yang kerap kebut-kebutan pada malam Minggu di Jalan Poros Banjar Panjang.
Fenomena ini dianggap membahayakan keamanan pengguna jalan dan mengganggu ketertiban umum.
Menanggapi hal ini, pihak kepolisian menegaskan akan meningkatkan patroli malam dan memberikan himbauan langsung kepada para remaja serta orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anaknya.
Kedua, masyarakat menyoroti pencurian buah sawit yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Polsek Kerumutan berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa, kepala dusun, dan warga setempat. Langkah-langkah yang disiapkan antara lain mengaktifkan kembali Siskamling dan melakukan patroli bersama guna mencegah terjadinya pencurian di masa mendatang.
Kegiatan Jumat Curhat ini merupakan bagian dari program Quick Wins Kapolri, yang dirancang untuk mempererat hubungan polisi dan masyarakat melalui komunikasi dua arah.
“Dengan dialog seperti ini, Polri bisa lebih cepat mengetahui permasalahan lokal dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Shodiq.
Meski jumlah peserta relatif kecil, suasana tetap hangat dan interaktif. Warga terlihat antusias dalam menyampaikan aspirasi mereka, sementara polisi memberi respons secara terbuka dan solutif. Kegiatan berakhir pukul 10.00 WIB dalam kondisi aman dan kondusif.
Selain menjawab keluhan, Polsek Kerumutan juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan media resmi untuk melaporkan kejadian atau dugaan pelanggaran hukum, serta menghindari peran calo dalam pelayanan administrasi agar pelayanan menjadi cepat, mudah, dan transparan.






















