A1news.co.id|Takengon – Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Tengah bersama PMI Provinsi DKI Jakarta menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di sejumlah kampung di wilayah Kecamatan Lut Tawar yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Bantuan ini diberikan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.
Kegiatan penyaluran air bersih tersebut dilakukan melalui Operasi Pemulihan (Opslih) Siaga Bencana Hidrometeorologi yang melibatkan Relawan PMI Aceh Tengah dan DKI Jakarta.
Armada tangki air dikerahkan untuk menjangkau kampung-kampung yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat dampak hujan deras dan cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut.
Koordinator PMI Posko PMI Aceh Operasi Pemulihan pasca bencana Fauzi Husaini, mengatakan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan bentuk tanggap cepat PMI terhadap warga yang terdampak bencana, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk konsumsi dan keperluan sehari-hari.
“Akibat bencana hidrometeorologi, beberapa sumber air warga mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan. Oleh karena itu, PMI hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat dengan menyalurkan air bersih,” ujar Fauzi Husaini.
Ia menjelaskan, kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat bencana karena sangat berkaitan dengan kesehatan masyarakat. PMI berupaya memastikan warga tetap memiliki akses air bersih agar terhindar dari risiko penyakit pascabencana.
Sementara itu, perwakilan PMI DKI Jakarta, menyampaikan bahwa keterlibatan PMI DKI Jakarta dalam kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan antarwilayah.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak.
“Kami hadir untuk menebalkan PMI Aceh Tengah dalam merespons kebutuhan warga. Bantuan air bersih ini diharapkan dapat membantu aktivitas sehari-hari masyarakat yang saat ini mengalami kesulitan,” kata perwakilan PMI-DKI ‘Budi Pranoto.
Selain penyaluran air bersih, PMI juga terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
Ketua Opslih Aceh Tengah, menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat, serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperkuat upaya kemanusiaan demi membantu warga yang terdampak bencana.(*)






















