A1news.co.id|Simeulue – BEM Nusantara Aceh menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Kepala Desa terpilih di Kabupaten Simeulue.
Pelantikan ini menandai dimulainya tanggung jawab besar dalam menjalankan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ihsanul Fikri selaku Bendahara Umum BEM Nusantara Aceh menegaskan bahwa jabatan Kepala Desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab moral dan integritas.
Kepala Desa merupakan ujung tombak pelayanan publik dan pembangunan di tingkat paling dekat dengan masyarakat.
“Kami menuntut agar seluruh Kepala Desa di Simeulue mampu menghadirkan pelayanan publik yang tepat sasaran, cepat, dan adil.
Informasi terkait kebijakan desa, pengelolaan dana desa, serta program pembangunan harus disampaikan secara terbuka dan mudah diakses oleh masyarakat,” tegas Ihsanul Fikri.
BEM Nusantara Aceh juga menyoroti masih maraknya persoalan di tingkat desa, mulai dari minimnya transparansi, pelayanan yang diskriminatif, hingga dugaan penyalahgunaan wewenang.
Praktik-praktik tersebut tidak boleh kembali terulang dan harus menjadi perhatian serius bagi para Kepala Desa yang baru dilantik.
“Kami mengingatkan agar Kepala Desa tidak menjadikan jabatan sebagai alat kepentingan pribadi, keluarga, maupun kelompok tertentu.
Setiap bentuk nepotisme, penyelewengan anggaran, dan kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat,” lanjutnya.
Sebagai bagian dari elemen mahasiswa dan kontrol sosial, BEM Nusantara Aceh menyatakan komitmen untuk terus mengawal dan mengawasi jalannya pemerintahan desa di Simeulue.
BEM Nusantara Aceh tidak akan ragu menyuarakan kritik dan melakukan advokasi apabila ditemukan kebijakan atau praktik pemerintahan desa yang merugikan masyarakat.
BEM Nusantara Aceh berharap para Kepala Desa di Simeulue mampu menunjukkan kepemimpinan yang jujur, tegas, dan berpihak pada kepentingan rakyat, sehingga desa dapat berkembang secara berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat benar-benar terwujud.(*)






















