A1news.co.id|Bener Meriah – PMI Bener Meriah bersama Plan Indonesia salurkan bantuan Shelter kit dan layanan psikososial untuk anak anak di posko pengungsian di Kampung Jamur Ujung di Kecamatan Weh Pesam.

Saat ini tim pendistribusian PMI Bener Meriah di pimpin langsung Ketua PMI Jawahir Syahputra, Kabid Humas Affuwan Elangan, Ardian, JoyBejoymin, Julfatmi, Iwan Gayo, Harianto, PSS Miftah dan Khairuddin.
Tampak juga Tim Leader Plan Indonesia None Dangu didampingi Nova Sari dan Muhammad Arwin dalam pendistribusian.
Ketua PMI Bener Meriah dr Jawahir Syahputra menyampaikan hari ini PMI Bener Meriah bersama Plan Indonesia menyalurkan bantuan Shelter Kit dan layanan Psikososial untuk anak anak di posko pengungsian Puskud Jamur Ujung.

Saat ini ada dua dusun yang menerima bantuan shelter kit, dusun Dusun Renggali dan Dusun mekar utama Musliadi dengan jumlah 60 KK yang menerima shelter kit tersebut.
Masyarakat sangat antusias menerima kehadiran kami untuk kedua kali di Posko pengungsian Puskud Kampung Jamur Ujung pasca bencana, Ucap Ketua PMI Bener Meriah

Ditambahnya, ada tim layanan Spikososial dari PMI dan Plan Indonesia untuk anak anak pasca bencana seperti membuat permainan, bermain alat alat musik, dan melakukan kebersihan dan kita juga membagikan roti kepada anak anak saat mengikuti trauma healing.
Kegiatan ini merupakan bagian dari trauma healing agar anak anak sedikit bisa melupakan kejadian yang sudah mereka lihat sendiri, Ungkap Jawahir Syahputra.
Kita berharap dengan adanya bantuan Shelter Kit yang disalurkan oleh Plan Indonesia dapat membantu masyarakat.
Kepala Dusun Musliadi mengatakan terima kasih sebesar-besarnya kepada Plan Indonesia dan PMI Bener Meriah yang telah menyalurkan bantuan Shelter Kit kepada masyarakat dua dusun di kampung Jamur Ujung.
Dengan bantuan ini, hanya Allah yang bisa membalas dan menjadi ladang pahala untuk PMI Bener Meriah dan Plan Indonesia.
Semoga bantuan yang diberi dapat di manfaat oleh 60 keluarga yang menerima dan dapat segera di bangun di lokasi untuk menjadi hunian sementara sembari menunggu Huntara yang masih dalam proses pembangunan, Ujarnya.(*)






















