A1news.co.id | RIAU ||Polsek Pangkalan Lesung mengintensifkan patroli di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, Rabu, 18 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga 12.00 WIB ini dilaksanakan oleh personel piket pelayanan masyarakat (Yanmas) di Kelurahan Pangkalan Lesung, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan.
Dalam patroli tersebut, personel tidak hanya memantau titik-titik rawan kebakaran, tetapi juga menyampaikan langsung maklumat Kapolda Riau terkait larangan membuka lahan dan hutan dengan cara membakar kepada warga setempat.
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Aiptu Dedy Junaidi, Aiptu Abel Tarigan, Aipda Joni Efendi, SH, dan Aipda M. Dirham.
Kapolsek Pangkalan Lesung AKP Lambok Hendriko, S.H menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadinya kebakaran.
“Melalui patroli dan sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami dampak buruk karhutla serta tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” ujarnya.
Dari hasil kegiatan, masyarakat terlihat antusias dan mulai memahami bahaya yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan, baik dari sisi lingkungan, kesehatan, maupun dampak hukum.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali serta tidak ditemukan adanya titik api di wilayah patroli.
Polsek Pangkalan Lesung menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan serupa secara rutin guna menekan potensi karhutla serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah masyarakat.






















