 {"id":10831,"date":"2024-06-01T04:12:32","date_gmt":"2024-06-01T04:12:32","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=10831"},"modified":"2024-06-01T04:12:32","modified_gmt":"2024-06-01T04:12:32","slug":"pelantikan-rektor-universitas-kader-bangsa-periode-2024-2029","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2024\/06\/01\/pelantikan-rektor-universitas-kader-bangsa-periode-2024-2029\/","title":{"rendered":"Pelantikan Rektor Universitas Kader Bangsa Periode 2024- 2029"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\"><span style=\"color: #0000ff;\">A<\/span>1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Palembang<\/span><\/span>&#8211; Dilantik sebagai Rektor Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang di usia yang tergolong muda, yaitu 34 tahun, tentunya bukan hal yang mudah untuk dilakoni Dr dr Fika Minata Wathan, M Kes.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain itu, sebagai seorang ibu rumah tangga tentunya, membuat alumni S3 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) angkatan 2018 ini mesti pintar-pintar membagi waktu antara kesibukannya di kampus dan keluarga sabtu(01\/06\/2024)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun tantangan itu tampaknya tak menjadi halangan bagi Fika, begitu dirinya akrab disapa, untuk tetap menekuni profesinya sebagai akademisi sekaligus rektor di UKB Palembang. Bahkan, ibu dari Annayra Maryam Zahira ini masih juga sempat melakukan hobinya. Mulai dari konten kreator di channel youtube Fikawathan.official yang dirintisnya, hingga berolahraga muaythai dan sepeda statis.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lantas, bagaimana kiat-kiat Fika dalam membagi waktu dan pemikirannya, hingga apa saja yang menjadi visi-misi istri dari dr Ahmad Arif Sp OG ini untuk mengembangkan serta memajukan dunia pendidikan tinggi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini pada umumnya, dan UKB Palembang, khususnya.<\/p>\n<p>Mari kita simak wawancara eksklusif dengan perempuan kelahiran Palangkaraya, 1 Juni 1990 ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selamat Ibu Fika, atas pelantikan Rektornya. Bisa diceritakan bagaimana perasaan Ibu ketika ditetapkan menjadi Rektor di usia Ibu 34 tahun yang tergolong muda tersebut?MashaAllah, tentunya saya cukup bangga, karena tidak semua orang mempunyai kesempatan ini. Usia muda menjadi privilige buat saya, karena di umur saya yang sekarang ini, masih banyak waktu dan kesempatan untuk belajar lebih banyak dan mengembangkan diri ke arah yang lebih baik khususnya di dunia pendidikan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bagaimana pendapat keluarga, seperti suami dan keluarga lainnya, dengan penetapan Ibu Fika sebagai Rektor?<\/p>\n<p>Alhamdulillah keluarga tentunya sangat mendukung sekali. Mereka selalu memberi motivasi dan nasehat untuk menghadapi tantangan agar saya tetap semangat untuk menjalani tugas menjadi seorang rektor. Saya pun sering bertukar pikiran dengan mereka, terutama ibu dan suami.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Program apa yang akan Ibu Rektor lakukan agar Universitas Kader Bangsa bisa menjawab tantangan zaman yang sudah sedemikian kompleks ini?<\/p>\n<p>Dengan adanya perkembangan digitalisasi teknologi yang semakin pesat ini, kita pun harus beradaptasi untuk menyikapi perubahan tersebut yaitu dengan melakukan langkah strategis dalam pembenahan dan tata kelola perguruan tinggi yang adaptif dan transformatif. Hal tersebut bisa dimulai dengan pembenahan sumber daya manusia. Maka program yang tentunya akan saya lakukan untuk bisa menjawab tantangan zaman tersebut adalah, dengan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berdaya saing. Sebagai institusi pendidikan, tentunya kita dapat memulai dengan menyiapkan mahasiswa kita untuk tidak hanya kompeten dalam bidang hard skill tetapi juga soft skill.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Apa yang menjadi visi dan misi Universitas Kader Bangsa saat ini? Dan bagaimana Ibu Rektor dapat mewujudkannya agar kedepannya Universitas Kader Bangsa dapat terus memiliki daya saing yang baik?<\/p>\n<p>Visi misi UKB saat ini tentunya tidak lepas dari visi misi pendiri UKB dan rektor sebelumnya, dan saya sebagai rektor baru tentunya ingin melanjutkan visi misi yang belum sempat tercapai dan mengembangkan apa yang belum sempat diterapkan dari rektor sebelumnya agar kampus bisa lebih melesat lagi di dunia pendidikan. Terutama di era digitalisasi ini, semua hal terkoneksi dengan teknologi. Dan tentunya karena Universitas Kader Bangsa dikenal sebagai kampus swasta kesehatan, harapannya UKB bisa lebih berkontribusi dalam bidang kesehatan. Dengan slogan UKB yaitu Unggul, Kolaboratif dan Bersatu, saya yakin apa yang menjadi visi misi UKB inshaAllah dapat terwujud. Tentunya dengan tidak melupakan Allah di dalam setiap jalannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Terakhir Bu, apa pesan yang ingin Ibu Rektor sampaikan kepada generasi muda dan kepada masyarakat secara luas?.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yang Pertama, jangan pernah takut untuk mencoba hal-hal baru karena kita tidak pernah tau hal mana.(Wahyudi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Palembang&#8211; Dilantik sebagai Rektor Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang di usia yang tergolong muda, yaitu 34 tahun, tentunya bukan hal yang mudah untuk dilakoni Dr dr Fika Minata Wathan, M Kes. &nbsp; Selain itu, sebagai seorang ibu rumah tangga tentunya, membuat alumni S3 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) angkatan 2018 ini mesti pintar-pintar membagi waktu antara kesibukannya di kampus dan keluarga sabtu(01\/06\/2024) &nbsp; Namun tantangan itu tampaknya tak menjadi halangan bagi Fika, begitu dirinya akrab disapa, untuk tetap menekuni profesinya sebagai akademisi sekaligus rektor di UKB Palembang. Bahkan, ibu dari Annayra Maryam Zahira ini masih juga sempat melakukan hobinya. Mulai dari konten kreator di channel youtube Fikawathan.official yang dirintisnya, hingga berolahraga muaythai dan sepeda statis. &nbsp; Lantas, bagaimana kiat-kiat Fika dalam membagi waktu dan pemikirannya, hingga apa saja yang menjadi visi-misi istri dari dr Ahmad Arif Sp OG ini untuk mengembangkan serta memajukan dunia pendidikan tinggi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini pada umumnya, dan UKB Palembang, khususnya. Mari kita simak wawancara eksklusif dengan perempuan kelahiran Palangkaraya, 1 Juni 1990 ini. &nbsp; Selamat Ibu Fika, atas pelantikan Rektornya. Bisa diceritakan bagaimana perasaan Ibu ketika ditetapkan menjadi Rektor di usia Ibu 34 tahun yang tergolong muda tersebut?MashaAllah, tentunya saya cukup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10832,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-10831","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10831"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10831\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10833,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10831\/revisions\/10833"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10832"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}