{"id":11102,"date":"2024-06-04T23:50:22","date_gmt":"2024-06-04T23:50:22","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=11102"},"modified":"2024-06-04T23:50:22","modified_gmt":"2024-06-04T23:50:22","slug":"pemkab-gayo-lues-aceh-gelar-festival-seni-dan-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2024\/06\/04\/pemkab-gayo-lues-aceh-gelar-festival-seni-dan-budaya\/","title":{"rendered":"Pemkab Gayo Lues -Aceh Gelar Festival Seni Dan Budaya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Blangkejeren<\/span><\/span>&#8211; Pemerintah Kabupaten Gayo untuk menjaga kelestarian Seni budaya di tengah tengah marak ya Game dikalangan masyarakatnya. Pemkab Gayo Lues menyelenggarakan festival seni budaya yang digawangi dinas pariwisata gayo lues.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Adapun pelaksanaan acara tersebut diarea kawasan bale musara gayo lues, sedangkan festival seni budaya ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari, terhitung mulai tanggal 04-08 juni 2024. Dengan menampilkan berupa perlombaan tari saman, tari bines, melengkan dan pongot. Ujar panitia pelaksana.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Masyarakat Gayo yang mengikuti ajang tersebut terdiri dari 50 grup,yang masing-masing berasal dari beberapa kalangan ada yang berasal dari sanggar seni, perwakilan desa dan sekolah-sekolah yang ada di wilayah kabupaten gayo lues.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sekretaris daerah kabupaten gayo lues, H. Jata,dalam kesempatan itu menyebutkan, dengan diselenggarakannya festival seni budaya ini, adalah untuk mengajak masyarakat Gayo Lues khususnya. Demi mengenang masa jaya kebudayaan yang diwariskan oleh para leluhur kita, sejatinya. Ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dan melalui kegiatan tersebut, kita mengangkat kembali martabat kabupaten yang memiliki sebutan Negeri Seribu Bukit yang kita cintai ini. &#8220;Sebab yang mana Publik ketahui, budaya Gayo telah diakui oleh dunia,&#8221; kata Sekda Gayo Lues, H Jata,S.E<\/p>\n<p>M.M,pada Selasa, 04-08 Juni 2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>H.Jata menyebutkan, masyarakat Gayo Lues patut berbangga karena budaya dan seni warisan dari leluhur kita telah diakui dunia. Seterusnya sudah terbukti dengan keberadaan &#8220;tari Saman&#8221; sebagai salah satu warisan dunia tak benda yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2013 silam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mantan Kepala Bappeda Gayo Lues itu berharap, melalui event festival seni budaya ini dapat kembali menarik animo generasi muda dalam menggali dan mengenali serta memahami nilai budaya dan tradisi Gayo Lues yang sarat dengan kearifan dan tata nilai yang khas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selanjutnya, Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Irsan firdaus,SSTP,dalam kata sambutannya mengatakan, Kabupaten gayo lues kaya akan kebudayaan tradisional. Untuk itu pemerintah berkewajiban untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan tradisional agar tidak punah seiring dengan pesatnya perkembangan zaman.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sedangkan tujuan dilaksanakannya festival seni budaya ini,salah satunya agar masyarakat gayo lues tetap mengenal budaya tradisionalnya. Setelah mengenal, maka akan mencintai dan seterusnya melestarikannya, ujar Irsan Firdaus bangga.(AR)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Blangkejeren&#8211; Pemerintah Kabupaten Gayo untuk menjaga kelestarian Seni budaya di tengah tengah marak ya Game dikalangan masyarakatnya. Pemkab Gayo Lues menyelenggarakan festival seni budaya yang digawangi dinas pariwisata gayo lues. &nbsp; Adapun pelaksanaan acara tersebut diarea kawasan bale musara gayo lues, sedangkan festival seni budaya ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari, terhitung mulai tanggal 04-08 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11103,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-11102","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11102"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11102\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11104,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11102\/revisions\/11104"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}