 {"id":11507,"date":"2024-06-10T11:33:47","date_gmt":"2024-06-10T11:33:47","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=11507"},"modified":"2024-06-10T11:33:47","modified_gmt":"2024-06-10T11:33:47","slug":"senyum-semangat-fatia-casis-disabilitas-lulus-menuju-rikkes-ii-bintara-polri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2024\/06\/10\/senyum-semangat-fatia-casis-disabilitas-lulus-menuju-rikkes-ii-bintara-polri\/","title":{"rendered":"Senyum Semangat Fatia, Casis Disabilitas Lulus Menuju Rikkes II Bintara Polri"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Jakarta<\/span><\/span>&#8211; Nur Fatia Azzahra tersenyum saat namanya masuk dalam daftar calon siswa Bintara Polri Tahun 2024, yang dinyatakan lulus dalam sidang menuju pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap II.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan bersemangat, Fatia optimis dia dapat mengikuti seluruh rangkaian tes tahap II dan lolos seleksi akhir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cTerima kasih kepada pimpinan Polri yang telah memberikan saya kesempatan bisa mendaftar dalam seleksi Polri ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dan besar harapan saya bisa diterima dan masuk menjadi anggota di kepolisian ini,\u201d kata Fatia, dikutip dari situs Divisi Humas Polri, Minggu, 9 Juni 2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Penyandang disabilitas tunadaksa ini merupakan sarjana psikologi. Dia mendaftar Bintara Polri lewat Polda Kepulauan Bangka Belitung.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pengumuman sidang yang menyatakan Nur Fatia lulus ke tahap rikkes II digelar pada Rabu, (5\/6) malam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saat pengumuman, panitia rekrutmen juga mengumumkan 28 casis wanita lainnya lulus dalam sidang pertama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah pada malam ini saya dinyatakan lulus dan bisa melanjutkan seleksi tahapan rikkes kedua.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan harapan saya sampai tahapan akhir saya bisa lulus terpilih tes seleksi Polri,\u201d ungkap Fatia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dia mengaku, motivasi terbesar menjadi polisi wanita (polwan) adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dia juga hendak membuktikan keterbatasan fisik tak menjadi penghalang untuk mewujudkan impian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cTetaplah berpikir positif dengan perjuangan hidup, percaya diri adalah kunci kehidupan,\u201d pungkas Fatia, saat ditanya soal motto hidupnya.(SM)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Jakarta&#8211; Nur Fatia Azzahra tersenyum saat namanya masuk dalam daftar calon siswa Bintara Polri Tahun 2024, yang dinyatakan lulus dalam sidang menuju pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap II. &nbsp; Dengan bersemangat, Fatia optimis dia dapat mengikuti seluruh rangkaian tes tahap II dan lolos seleksi akhir. &nbsp; \u201cTerima kasih kepada pimpinan Polri yang telah memberikan saya kesempatan bisa mendaftar dalam seleksi Polri ini. &nbsp; Dan besar harapan saya bisa diterima dan masuk menjadi anggota di kepolisian ini,\u201d kata Fatia, dikutip dari situs Divisi Humas Polri, Minggu, 9 Juni 2024. &nbsp; Penyandang disabilitas tunadaksa ini merupakan sarjana psikologi. Dia mendaftar Bintara Polri lewat Polda Kepulauan Bangka Belitung. &nbsp; Pengumuman sidang yang menyatakan Nur Fatia lulus ke tahap rikkes II digelar pada Rabu, (5\/6) malam. &nbsp; Saat pengumuman, panitia rekrutmen juga mengumumkan 28 casis wanita lainnya lulus dalam sidang pertama. &nbsp; \u201cAlhamdulillah pada malam ini saya dinyatakan lulus dan bisa melanjutkan seleksi tahapan rikkes kedua. &nbsp; Dengan harapan saya sampai tahapan akhir saya bisa lulus terpilih tes seleksi Polri,\u201d ungkap Fatia. &nbsp; Dia mengaku, motivasi terbesar menjadi polisi wanita (polwan) adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri. &nbsp; Dia juga hendak membuktikan keterbatasan fisik tak menjadi penghalang untuk mewujudkan impian. &nbsp; \u201cTetaplah berpikir positif dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11508,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-11507","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11507"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11507\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11509,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11507\/revisions\/11509"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11508"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}