{"id":13594,"date":"2024-07-01T12:20:18","date_gmt":"2024-07-01T12:20:18","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=13594"},"modified":"2024-07-01T12:20:18","modified_gmt":"2024-07-01T12:20:18","slug":"ditjen-imigrasi-dan-jamintel-kejaksaan-ri-perkuat-kerjasama-intelijen-untuk-penegakan-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2024\/07\/01\/ditjen-imigrasi-dan-jamintel-kejaksaan-ri-perkuat-kerjasama-intelijen-untuk-penegakan-hukum\/","title":{"rendered":"Ditjen Imigrasi Dan Jamintel Kejaksaan RI Perkuat Kerjasama Intelijen Untuk Penegakan Hukum"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Jakarta<\/span><\/span>&#8211; Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan RI, Reda Manthovani pada Senin, 1 Juli 2024 bertempat di Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat pertukaran data dan informasi serta koordinasi intelijen dalam rangka penegakan hukum.<\/p>\n<p>\u201cIntelijen itu core-nya pengumpulan informasi. Perlu skill khusus dalam mengumpulkan dan menganalisa informasi agar bisa dijadikan bahan bagi user (pengguna) dalam mengambil keputusan atau menentukan kebijakan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Perannya sangat strategis, terutama dalam penegakan hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Keberhasilan kita dalam menangani berbagai kasus tidak lepas dari peran intelijen,\u201d ujar Silmy dalam kesempatan tersebut.<\/p>\n<p>Jamintel Reda Manthovani menyebutkan bahwa data keimigrasian, khususnya terkait perlintasan orang pada tempat pemeriksaan imigrasi menjadi tambahan informasi yang sangat penting dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan Agung.<\/p>\n<p>\u201cPenggunaan teknologi informasi terbukti meningkatkan success rate dari pencarian buronan yang masuk dalam DPO [daftar pencarian orang] kami, \u201c ujar Redha.<\/p>\n<p>Kerjasama tersebut memungkinkan Kejaksaan Agung mengakses informasi data perlintasan yang bermanfaat dalam melacak dan mencari buronan baik dalam maupun luar negeri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ditjen Imigrasi juga memiliki aplikasi atau suatu mekanisme subject of interest, yakni catatan orang-orang yang bermasalah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sistem tersebut saat ini sedang dalam penyempurnaan dan ke depannya dapat dimanfaatkan oleh kedua belah pihak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di sisi lain, Kejaksaan Agung memiliki catatan mengenai WNI maupun WNA yang pernah mendapatkan hukuman atau tuntutan di Indonesia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kerjasama intelijen yang dilakukan oleh Ditjen Imigrasi dan Kejaksaan Agung berpotensi memperkuat tugas dan fungsi imigrasi dalam hal Penerbitan visa dan pengawasan orang asing.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Imigrasi juga menekankan urgensi penguatan intelijen.<\/p>\n<p>\u201cMengapa intelijen harus kuat? Karena kita perlu intelijen untuk mengidentifikasi, memahami, dan melawan berbagai ancaman terhadap keamanan nasional dan membantu penegakan hukum,\u201d jelas Silmy.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Silmy menambahkan \u201cKarena itu melalui kerjasama ini, kami harapkan pertukaran data dan informasi serta koordinasi intelijen bisa berjalan efektif dan efisien.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sehingga penegakan hukum keimigrasian dan keamanan nasional bisa terwujud,\u201d tutup Silmy.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Jakarta&#8211; Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan RI, Reda Manthovani pada Senin, 1 Juli 2024 bertempat di Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta. &nbsp; Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat pertukaran data dan informasi serta koordinasi intelijen dalam rangka penegakan hukum. \u201cIntelijen itu core-nya pengumpulan informasi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13595,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-13594","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13594","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13594"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13594\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13596,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13594\/revisions\/13596"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13595"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13594"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13594"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13594"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}