 {"id":13774,"date":"2024-07-04T00:25:47","date_gmt":"2024-07-04T00:25:47","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=13774"},"modified":"2024-07-04T00:25:47","modified_gmt":"2024-07-04T00:25:47","slug":"tinggi-angka-perceraian-di-ms-lhokseumawe-dipicu-faktor-ekonomi-dan-judi-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2024\/07\/04\/tinggi-angka-perceraian-di-ms-lhokseumawe-dipicu-faktor-ekonomi-dan-judi-online\/","title":{"rendered":"Tinggi Angka Perceraian Di MS Lhokseumawe, Dipicu Faktor Ekonomi Dan Judi Online"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Lhokseumawe<\/span><\/span>&#8211; Faktor penyebab rumah tangga tidak harmonis penyebab nya cuma dua yang dominan,yakni faktor ekonomi dan faktor hubungan suami-isteri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Fauzi, Panitera Mahkamah Syariah Lhokseumawe memberi penjelasan kepada awak media bahwa dalam bulan Juni 2024 sudah 124 akta cerai dikeluarkan oleh Mahkamah Syariah Lhokseumawe.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Rinciannya adalah istri gugat suami 121 kasus, Sedang suami gugat istri 41 kasus, Usia para penggugat adalah 25 s.d 45 tahun.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut Fauzi penyebab dari perceraian ini selain dari takdir Illahi juga disebabkan oleh faktor ekonomi dan kebiasaan buruk yang dilarang oleh agama dan negara yakni Judi Online, Selasa 2 Juli 2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Semenjak Judi Online marak ditengah tengah masyarakat membuat ketahanan ekonomi keluarga menjadi hancur kemudian menimbulkan pertengkaran sehingga keharmonisan rumah tangga jadi terganggu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Perselisihan yang terjadi dalam keluarga tidak menemukan perdamaian dan berakhir ke Mahkamah Syariah kemudian pihak mahkamah memutuskan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sebelum perkara diputuskan pihak pengadilan melakukan mediasi dengan harapan mereka baikan lagi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tapi bila cara mediasi gagal maka dengan berat hati pengadilan ketuk palu, Fauzi menjelaskan.(Din)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Lhokseumawe&#8211; Faktor penyebab rumah tangga tidak harmonis penyebab nya cuma dua yang dominan,yakni faktor ekonomi dan faktor hubungan suami-isteri. &nbsp; Fauzi, Panitera Mahkamah Syariah Lhokseumawe memberi penjelasan kepada awak media bahwa dalam bulan Juni 2024 sudah 124 akta cerai dikeluarkan oleh Mahkamah Syariah Lhokseumawe. &nbsp; Rinciannya adalah istri gugat suami 121 kasus, Sedang suami gugat istri 41 kasus, Usia para penggugat adalah 25 s.d 45 tahun. &nbsp; Menurut Fauzi penyebab dari perceraian ini selain dari takdir Illahi juga disebabkan oleh faktor ekonomi dan kebiasaan buruk yang dilarang oleh agama dan negara yakni Judi Online, Selasa 2 Juli 2024. &nbsp; Semenjak Judi Online marak ditengah tengah masyarakat membuat ketahanan ekonomi keluarga menjadi hancur kemudian menimbulkan pertengkaran sehingga keharmonisan rumah tangga jadi terganggu. &nbsp; Perselisihan yang terjadi dalam keluarga tidak menemukan perdamaian dan berakhir ke Mahkamah Syariah kemudian pihak mahkamah memutuskan. &nbsp; Sebelum perkara diputuskan pihak pengadilan melakukan mediasi dengan harapan mereka baikan lagi. &nbsp; Tapi bila cara mediasi gagal maka dengan berat hati pengadilan ketuk palu, Fauzi menjelaskan.(Din)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13775,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-13774","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13774"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13774\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13776,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13774\/revisions\/13776"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13775"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}