{"id":19106,"date":"2024-09-22T12:26:57","date_gmt":"2024-09-22T12:26:57","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=19106"},"modified":"2024-09-22T12:26:57","modified_gmt":"2024-09-22T12:26:57","slug":"ini-dia-brigadir-farah-polwan-tangguh-pengawal-atlet-pon-xxi-aceh-sumut-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2024\/09\/22\/ini-dia-brigadir-farah-polwan-tangguh-pengawal-atlet-pon-xxi-aceh-sumut-2024\/","title":{"rendered":"Ini Dia Brigadir Farah, Polwan Tangguh Pengawal Atlet PON XXI Aceh-Sumut 2024"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\"><span style=\"color: #0000ff;\">A<\/span>1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Banda Aceh<\/span><\/span>&#8211; Di tengah semaraknya perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Acrh-Sumut tahun 2024, sosok Brigadir Farah Nadia, seorang Polisi Wanita (Polwan) dari Ditlantas Polda Aceh, berhasil mencuri perhatian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tugasnya sebagai satu-satunya polwan garda terdepan dalam pengawalan menteri dan para atlet menjadikannya sosok yang inspiratif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Farah, begitu ia akrab disapa, merupakan bagian dari tim pengawalan yang bertugas sejak awal penyelenggaraan PON XXI.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Perempuan kelahiran Banda Aceh, 3 April 1995 ini, mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam event olahraga sebesar PON.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cSaya merasa terhormat bisa dipercaya untuk mengawal para atlet, terutama di cabang olahraga sepak bola yang sangat diminati masyarakat ini,\u201d kata Farah kepada awak media saat ditemui di sela-sela tugasnya, Minggu, 22 September 2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sebagai seorang polwan, Farah tidak hanya bertugas di belakang layar di bagian administrasi,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>ia juga kerap terlihat di lapangan dan berhasil membuktikan bahwa perempuan juga mampu berprestasi di bidang yang didominasi laki-laki. Bahkan Farah pernah mendapatkan beberapa penghargaan dari Kapolda Aceh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Farah, yang merupakan angkatan 4339 Dtn Nusantara, bertugas mengawal iring-iringan bus atlet sejak awal penyelenggaraan PON.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tugasnya tidak hanya sebatas menjaga keamanan lalu lintas, tetapi juga memastikan kelancaran perjalanan para atlet menuju lokasi pertandingan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Saya mengawal cabor sepak bola setiap hari sejak awal PON. Tidak hanya kontingen Aceh, tapi juga Jawa Barat, Papua, dan lainnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tugasnya menarik karena kita bisa berinteraksi langsung dengan para atlet,&#8221; ujar Farah dengan semangat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sebagai seorang polwan, Farah merasa bangga bisa diberi kepercayaan untuk menjalankan tugas penting ini. Ia juga mengakui bahwa tugasnya tidak selalu mudah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Terkadang, ia harus bertugas dalam waktu yang lama dan menghadapi berbagai kondisi cuaca serta membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun ibu dari satu anak ini menyatakan bahwa semua itu tidak menyurutkan semangatnya untuk memberikan yang terbaik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Awalnya, saya memang agak terkejut ketika ditunjuk untuk mengawal menteri pada acara pembukaan PON. Tapi, dengan dukungan dari pimpinan, saya bisa menjalankan tugas itu dengan baik,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia berharap, keberhasilannya dalam menjalankan tugas pengawalan PON XXI dapat menginspirasi polwan lainnya untuk lebih aktif dan berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia juga ingin membuktikan bahwa perempuan tidak kalah mampu dengan laki-laki dalam menjalankan tugas kepolisian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain tugas pengawalan, Farah juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh Ditlantas Polda Aceh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Salah satunya adalah program safety riding yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang keselamatan berkendara.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Farah dan rekan-rekan polwan lainnya secara rutin memberikan demonstrasi safety riding kepada masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami ingin masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan berkendara. Dengan begitu, angka kecelakaan lalu lintas bisa ditekan,&#8221; ucap Farah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bagi Farah keberhasilannya tak luput dari dukungan dan semangat yang selalu diberikan sang suami yang juga merupakan anggota Polri di Polda Aceh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Farah ingin membuktikan bahwa perempuan juga mampu berprestasi di bidang kepolisian dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Bagi saya, menjadi seorang polisi wanita adalah sebuah panggilan jiwa. Saya ingin terus belajar dan berkembang untuk menjadi polisi yang lebih baik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saya juga ingin menginspirasi perempuan lainnya untuk berani bermimpi dan mengejar cita-cita,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Keberhasilan Farah dalam menjalankan tugasnya mendapat apresiasi dari Dirlantas Polda Aceh, Kombes Muhammad Iqbal Alqudusy.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dirlantas mengagumi dedikasi dan semangat juang Farah serta rekan-rekannya dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas selama pelaksanaan PON XXI.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Saya bangga memiliki anggota seperti Farah dan juga seluruh polantas yang telah berhasil menjalankan tugas dengan sangat baik selama pelaksanaan PON XXI.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Keberhasilan mereka ini menunjukkan bahwa kita mampu menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan lancar dalam event besar seperti ini,&#8221; kata Iqbal.(SM)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Banda Aceh&#8211; Di tengah semaraknya perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Acrh-Sumut tahun 2024, sosok Brigadir Farah Nadia, seorang Polisi Wanita (Polwan) dari Ditlantas Polda Aceh, berhasil mencuri perhatian. &nbsp; Tugasnya sebagai satu-satunya polwan garda terdepan dalam pengawalan menteri dan para atlet menjadikannya sosok yang inspiratif. &nbsp; Farah, begitu ia akrab disapa, merupakan bagian dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19107,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-19106","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19106"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19106\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19108,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19106\/revisions\/19108"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}