{"id":19229,"date":"2024-09-24T13:11:13","date_gmt":"2024-09-24T13:11:13","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=19229"},"modified":"2024-09-24T13:11:13","modified_gmt":"2024-09-24T13:11:13","slug":"diduga-kip-gayo-lues-diskresi-terhadap-paslon-independen-ismail-se-dan-m-ridha-syahputra","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2024\/09\/24\/diduga-kip-gayo-lues-diskresi-terhadap-paslon-independen-ismail-se-dan-m-ridha-syahputra\/","title":{"rendered":"Diduga KIP Gayo Lues &#8220;Diskresi&#8221; Terhadap Paslon Independen Ismail SE Dan M. Ridha Syahputra"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Blangkejeren<\/span><\/span>&#8211; Terkait penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Gayo Lues Pada tanggal 22 September 2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Salah satu Paslon jalur perseorang\/ independen Ismail. S.E dan Muhammad Ridha Syahputra mendapatkan tindakan Diskresi, dalam Sistem Informasi Pasangan Calon (Silon) kepala daerah kabupaten Gayo Lues tahun 2024 terhadap kami, pasangan perseorangan pada pilkada yang telah masuk dalam tahapan penetapan dan pencabutan nomor Paslon kata Ismail.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut Ismail prilaku Diskresi tersebut, telah berdampak merugikan kami (Ismail- M.Ridha S) secara administratif dan telah terjadi mall adminstrasi yang dilakukan oleh KIP Gayo Lues, Ungkapnya kepada awak media a1News.co.id. Selasa, Tanggal 24\/09\/2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Paslon Indepemden menuding KIP Gayo Lues telah melanggar Putusan KIP ACEH nomor 29 tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pendaftaran, Penelitian Persyaratan Administrasi Calon, dan Penetapan Pasangan calon dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Walikota dan Wakil Walikota di Provinsi Aceh Tahun 2024, Ucapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selanjutnya, kata Ismail KIP Sebagai penyelenggara negara,tentu ini adalah sebuah kejahatan adminstrasi,yang dilakukan dengan sengaja oleh komisioner KIP Gayo Lues,dan bertentangan dengan hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Terutama Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, dimana tindakan Diskresi tersebut dilarang dalam menjalankan fungsi administrasi dalam penyelenggaraan sesuatu apapun, Sesalnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ismail menambahkan dalam Peraturan Ombudsman Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2023, tentang Tata Cara Pemeriksaan dan Penyelesaian Laporan, Mal-administrasi di jabarkan menjadi dua belas bentuk perbuatan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yaitu : perilaku atau perbuatan melawan hukum, kelalaian atau pengabaian kewajiban hukum, penundaan berlarut, tidak memberikan pelayanan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mal-administrasi dapat berdampak pada kerugian masyarakat secara kolektif maupun kepada kami selaku calon Bupati, baik berupa kerugian materiil maupun immateriil maka kami akan melakukan upaya hukum terhadap komisioner KIP Gayo Lues,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yang disinyalir melakukan pemufakatan jahat dan berkonspirasi politik hitam, kepada APH, OMBUDSMAN RI, DKPP RI baik dalil hukum pidana maupun perdata, Tutup Ismail.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Terkait hal diatas Komisi Independen Pemilihan Kabupaten Gayo Lues,telah mengeluarkan pengumuman yang menyatakan Paslon jalur perseorangan\/ independen Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena mantan Narapidana.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sesuai Surat pengumuman KIP Nomor 85\/PL.02.2-Pu\/1113\/2024. Tentang penerimaan dan tanggapan masyarakat.(AR)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Blangkejeren&#8211; Terkait penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Gayo Lues Pada tanggal 22 September 2024. &nbsp; Salah satu Paslon jalur perseorang\/ independen Ismail. S.E dan Muhammad Ridha Syahputra mendapatkan tindakan Diskresi, dalam Sistem Informasi Pasangan Calon (Silon) kepala daerah kabupaten Gayo Lues tahun 2024 terhadap kami, pasangan perseorangan pada pilkada yang telah masuk dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19230,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-19229","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19229"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19229\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19231,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19229\/revisions\/19231"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19230"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}