{"id":20492,"date":"2024-10-16T03:46:06","date_gmt":"2024-10-16T03:46:06","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=20492"},"modified":"2024-10-16T03:46:06","modified_gmt":"2024-10-16T03:46:06","slug":"gere-naeh-kereng-wih-totor-uning-pegantungen-nge-meh-jerneh-wih-kala-nongkal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2024\/10\/16\/gere-naeh-kereng-wih-totor-uning-pegantungen-nge-meh-jerneh-wih-kala-nongkal\/","title":{"rendered":"Gere Naeh Kereng Wih Totor Uning Pegantungen, Nge Meh Jerneh Wih Kala Nongkal"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Opini<\/span><\/span>&#8211; Alaidin Abu Abas politikus Partai Demokrat Sempat diusulkan maju sebagai calon Bupati Aceh Tengah yang berpasangan dengan Samsudin, yang juga politikus Partai Dekokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), juga pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Takengon-Aceh Tengah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun lika-liku Perjuangan pasangan calon ini terhenti, karena ada beberapa hal yang tak di sepakati oleh masing-masing dari kedua tokoh generasi muda tanoh gayo itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Setelah gagal berpasangan sebagai calon Bupati dan calon wakil bupati Aceh Tengah, alaidin Abu abas pun di usulkan menjadi Orang nomor dua kota dingin itu, yang berpasangan langsung dengan Alhudri, kita ketahui bersama bahwa alhudri adalah sosok Birokrat Sejati, pernah menjabat sebagai Camat di salah satu kecamatan di kota takengen-Aceh Tengah, sampai Karier Nya naik dan di Percaya oleh Nova Iriansyah Menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tak lama berselang Alhudri pun di percayakan menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sampai akhirnya alhudri memiliki keinginan untuk menjadi salah satu calon bupati di kota itu, yang berpasangan dengan Alaidin Abu Abas, sungguh ini adalah koalisi yang hebat, karena pasangan ini berasal dari pokok tugas yang berbeda Alhudri yang seorang Birokrat sedangkan Alaidin Yang seorang politikus sejati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun Pencalonan mereka gagal secara aturan Perundang-undangan PKPU yang ada, syarat alhudri yang mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Aceh Tengah itu Tidak Memenuhi Syarat (TMS).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sampai Akhirnya Alhudri pun meninggalkan barisan yang sudah di bangun dengan susah payah, Tak berpustus ASA Alidin Abu Abbas pun menunjukan kekuatan baru dengan cara membangun komunikasi dengan Anda Suhada,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kita ketahui bersama Sosok Anda Suhada bukan orang lama di dunia politik, beliau adalah anak dari Mustafa M. Tamy, mantan bupati Aceh Tengah, dan juga merupakan sosok penting di Aceh Tengah, berbagai program yang di selesaikan Sukses, serta Mustafa M. Tamy adalah sosok pemersatu Di kota dingin itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Salah satu program mantan Orang nomor satu di Gayo itu adalah, beliau berhasil memekarkan 2 Kabupaten dari Kabupaten Induk.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kedua Kabupaten yang mekar dari Aceh Tengah itu adalah, &#8216;Kabupaten Gayo Lues 2002, dan Kabupaten Bener Meriah 2004&#8243;.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dan untuk program infrastruktur Jalan lintas Kota dan Provinsi Beliau Mustafa M. Tamy, mantan bupati yang sosok nya masih sering di bincangkan oleh para tokoh muda di ke tiga Kabupaten itu, juga berhasil membuka jalan lintas KM 40-Julie Yang langsung tembus ke Kota Bieurun.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kini sosok Alaidin Abu Abas-Anda Suhada Menjadi salah satu calon bupati dan calon wakil bupati yang banyak mendapat suport dan dukungan dari kalangan masyarakat yang berada di 14 Kecamatan se Kabupaten Aceh Tengah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saat ini Sosok Alaidin Abu Abas-Anda Suhada lebih mendapat perhatian dari masyarakat, pasal nya dukungan dari berbagai elemen trus berdatangan untuk menyatakan sikap bahwa mereka siap mengantarkan pasangan calon itu menjadi orang nomor satu dan orang nomor dua di kota dingin Takengon.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kurang dari 2 minggu bergerilya Pasangan Calon Bupati dan Calon wakil bupati yang mendapat nomor urut 4 itu telah menyelesaikan susunan pengurusan di tingkat Desa dan di tingkat kecamatan, itu arti nya gerilya nya sudah hampir menembus 100 persen.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Semoga pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Aceh Tengah ini, senantiasa di beri kesehatan dan kemenangan untuk memimpin Kota dingin itu, dan bisa menjadi harapan masyarakat untuk membawa perubahan dan pembangunan infrastruktur yang merata di setiap tingkatannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Serta kemenangan ini akan di persembahkan untuk rakyat Kabupaten Aceh Tengah, pasalnya pasang ini telah berkomitmen dengan kerja ikhlas dan kerja nyata, sosok Alaidin Abu Abbas yang seorang mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), itu telah menyerap aspirasi untuk pembangunan yang merata di kota dingin itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Salah satu program nya yang berhasil iyalah Pembangunan 1000 Masjid di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tidak hanya pembangunan 1000 masjid, realisasi pembangunan rumah layak huni pun ikut di gudang kan dalam program untuk kesejahteraan masyarakat,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Program bantuan untuk Usaha kecil menengah pun ikut serta dalam merealisasikan program untuk meningkatkan sumber daya manusia di kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. (Cak Dier)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Opini&#8211; Alaidin Abu Abas politikus Partai Demokrat Sempat diusulkan maju sebagai calon Bupati Aceh Tengah yang berpasangan dengan Samsudin, yang juga politikus Partai Dekokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), juga pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Takengon-Aceh Tengah. &nbsp; Namun lika-liku Perjuangan pasangan calon ini terhenti, karena ada beberapa hal yang tak di sepakati oleh masing-masing [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20493,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-20492","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20492","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20492"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20492\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20494,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20492\/revisions\/20494"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20493"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20492"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20492"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20492"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}