{"id":24299,"date":"2025-01-17T10:08:07","date_gmt":"2025-01-17T10:08:07","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=24299"},"modified":"2025-01-17T10:08:07","modified_gmt":"2025-01-17T10:08:07","slug":"srikandi-polres-kampar-beraksi-berikan-sentuhan-harapan-di-tengah-banjir-gunung-sahilan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/01\/17\/srikandi-polres-kampar-beraksi-berikan-sentuhan-harapan-di-tengah-banjir-gunung-sahilan\/","title":{"rendered":"Srikandi Polres Kampar Beraksi, Berikan Sentuhan Harapan Di Tengah Banjir Gunung Sahilan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Kampar<\/span><\/span>\u00a0&#8211; Di tengah genangan air dan suasana muram akibat banjir yang melanda tiga desa di Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, sekelompok Srikandi Polres Kampar hadir membawa secercah harapan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tim Trauma Healing yang dibentuk khusus untuk memberikan dukungan psikologi kepada anak-anak korban banjir ini, turun langsung ke lapangan pada Jumat (17\/01\/2025).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dipimpin oleh Aiptu Mimi Juniati, tim yang beranggotakan para polwan Polres Kampar ini menyambangi anak-anak yang terdampak banjir di tiga desa tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mereka tak hanya membawa bantuan berupa mainan dan makanan ringan, tapi juga secercah semangat dan keceriaan untuk membantu anak-anak melewati masa sulit akibat bencana alam ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Wajah-wajah polos anak-anak yang biasanya ceria kini terlihat lesu dan sedih akibat banjir. Mereka kehilangan tempat bermain, rumah, dan aktivitas sehari-hari yang menyenangkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tim Trauma Healing hadir untuk menyemangati mereka dengan permainan, canda, dan kegiatan kreatif lainnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Tujuan kami adalah untuk membantu anak-anak memulihkan psikologi mereka yang terdampak banjir,&#8221; ujar Aiptu Mimi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami ingin membantu mereka untuk tetap ceria dan semangat, meskipun sedang mengalami situasi yang sulit.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Srikandi Polres Kampar, dengan penuh kasih sayang, berusaha untuk menenangkan anak-anak yang terguncang dengan bencana alam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mereka memberikan dukungan psikologis dan motivasi untuk tetap semangat menjalani hari-hari. Dengan sabar dan penuh empati, mereka menemani anak-anak bermain, bercanda, dan bernyanyi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tim Trauma Healing juga memberikan teknik relaksasi kepada orang tua untuk membantu mereka dalam mengelola stres dan kekhawatiran akibat bencana banjir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mereka memberikan edukasi tentang bagaimana menghadapi trauma dan membantu anak-anak untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh semangat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap kegiatan ini dapat membantu anak-anak untuk lebih cepat pulih dari trauma akibat banjir,&#8221; tambah Aiptu Mimi. &#8220;Semoga anak-anak dapat kembali ceria dan semangat dalam menjalani hari-hari mereka.&#8221;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di tengah kondisi yang sulit, Srikandi Polres Kampar hadir membawa senyum dan harapan untuk anak-anak korban banjir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mereka membuktikan bahwa polisi tak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tapi juga memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak yang rentan mengalami trauma.(Endang S)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Kampar\u00a0&#8211; Di tengah genangan air dan suasana muram akibat banjir yang melanda tiga desa di Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, sekelompok Srikandi Polres Kampar hadir membawa secercah harapan. &nbsp; Tim Trauma Healing yang dibentuk khusus untuk memberikan dukungan psikologi kepada anak-anak korban banjir ini, turun langsung ke lapangan pada Jumat (17\/01\/2025). &nbsp; Dipimpin oleh Aiptu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":24300,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-24299","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24299","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24299"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24299\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24301,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24299\/revisions\/24301"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24300"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24299"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24299"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24299"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}