 {"id":25837,"date":"2025-02-16T13:58:59","date_gmt":"2025-02-16T13:58:59","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=25837"},"modified":"2025-02-16T13:58:59","modified_gmt":"2025-02-16T13:58:59","slug":"pemkab-aceh-tengah-gelar-forum-konsultasi-publik-rkpd-2026-fokus-pada-pembangunan-berkelanjutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/02\/16\/pemkab-aceh-tengah-gelar-forum-konsultasi-publik-rkpd-2026-fokus-pada-pembangunan-berkelanjutan\/","title":{"rendered":"Pemkab Aceh Tengah Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Takengon<\/span><\/span>\u00a0\u2013 Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Oproom Setdakab Aceh Tengah, Jumat (31\/01\/2025).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Penjabat Bupati Aceh Tengah, Subhandhy, AP, M.Si, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tengah, Sukirman, S.STP, M.Ec.Dev, menegaskan pentingnya kesinambungan dalam perencanaan pembangunan daerah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Acara ini dihadiri oleh perangkat daerah, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Plt. Kepala Bappeda Aceh Tengah, Mustafa Kamal, S.STP, MAP, dalam paparannya menjelaskan isu strategis dalam perencanaan RKPD 2026, termasuk kemandirian pangan, energi, pengembangan infrastruktur, dan hilirisasi industri berbasis sumber daya alam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Reformasi politik, hukum, dan tata kelola pemerintahan juga menjadi perhatian utama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tiga prioritas utama dalam RKPD 2026 adalah pemulihan ekonomi daerah, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan tata kelola pemerintahan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKetiga aspek ini menjadi pijakan utama dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Aceh Tengah tahun 2026,\u201d ujar Mustafa Kamal.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara itu, Sukirman menyampaikan bahwa RKPD 2026 merupakan tahun krusial karena menjadi masa transisi menuju implementasi visi dan misi kepala daerah terpilih.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Oleh karena itu, dokumen ini harus selaras dengan RPJMD 2025-2029 serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam arah kebijakan pembangunan Aceh Tengah tahun 2026, terdapat tujuh fokus utama: hilirisasi sektor primer, transformasi pertanian, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, implementasi ekonomi hijau, digitalisasi industri, serta sinergitas perencanaan dan pengendalian pembangunan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sukirman menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2026 harus mempertimbangkan kesinambungan indikator kinerja dan target pembangunan sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 10 Tahun 2023.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Evaluasi terhadap RKPD serta Renja PD tahun sebelumnya juga menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKonsistensi antara perencanaan dan penganggaran harus dijaga agar program yang dirancang dapat terlaksana dengan optimal dan tepat sasaran,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tahun 2025 akan menjadi periode yang padat dengan penyusunan berbagai dokumen perencanaan dan penganggaran, termasuk RPJMD dan Renstra PD 2025-2029.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Oleh karena itu, diperlukan koordinasi erat antara OPD, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cRKPD 2026 harus mampu menjawab tantangan pembangunan serta mencerminkan kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Partisipasi aktif dari semua elemen sangat diperlukan untuk menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan membawa Aceh Tengah lebih maju,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan terselenggaranya Forum Konsultasi Publik ini, diharapkan masyarakat dan pemangku kepentingan dapat memberikan masukan yang konstruktif guna memperkaya substansi RKPD 2026.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat perencanaan berbasis data dan selaras dengan pembangunan nasional serta daerah.(AB)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Takengon\u00a0\u2013 Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Oproom Setdakab Aceh Tengah, Jumat (31\/01\/2025). &nbsp; Penjabat Bupati Aceh Tengah, Subhandhy, AP, M.Si, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tengah, Sukirman, S.STP, M.Ec.Dev, menegaskan pentingnya kesinambungan dalam perencanaan pembangunan daerah. &nbsp; Acara ini dihadiri oleh perangkat daerah, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi. &nbsp; Plt. Kepala Bappeda Aceh Tengah, Mustafa Kamal, S.STP, MAP, dalam paparannya menjelaskan isu strategis dalam perencanaan RKPD 2026, termasuk kemandirian pangan, energi, pengembangan infrastruktur, dan hilirisasi industri berbasis sumber daya alam. &nbsp; Reformasi politik, hukum, dan tata kelola pemerintahan juga menjadi perhatian utama. &nbsp; Tiga prioritas utama dalam RKPD 2026 adalah pemulihan ekonomi daerah, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan tata kelola pemerintahan. &nbsp; \u201cKetiga aspek ini menjadi pijakan utama dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Aceh Tengah tahun 2026,\u201d ujar Mustafa Kamal. &nbsp; Sementara itu, Sukirman menyampaikan bahwa RKPD 2026 merupakan tahun krusial karena menjadi masa transisi menuju implementasi visi dan misi kepala daerah terpilih. &nbsp; Oleh karena itu, dokumen ini harus selaras dengan RPJMD 2025-2029 serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. &nbsp; Dalam arah kebijakan pembangunan Aceh Tengah tahun 2026, terdapat tujuh fokus utama: [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25838,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-25837","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25837","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25837"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25837\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25839,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25837\/revisions\/25839"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25838"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25837"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25837"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25837"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}