 {"id":29155,"date":"2025-04-08T12:43:52","date_gmt":"2025-04-08T12:43:52","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=29155"},"modified":"2025-04-08T12:43:52","modified_gmt":"2025-04-08T12:43:52","slug":"apresiasi-soal-arus-mudik-presiden-ri-polisi-paling-sering-dicaci-maki-tetap-kerja-keras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/04\/08\/apresiasi-soal-arus-mudik-presiden-ri-polisi-paling-sering-dicaci-maki-tetap-kerja-keras\/","title":{"rendered":"Apresiasi Soal Arus Mudik, Presiden RI : Polisi Paling Sering Dicaci Maki Tetap Kerja Keras"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Jakarta<\/span><\/span>\u00a0&#8211; Presiden RI Prabowo Subianto, kembali mengapresiasi kinerja kepolisian selama penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2025 ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Prabowo menyebut meskipun institusi kepolisian kerap mendapatkan caci maki, tepi kenyataannya tetap bekerja keras demi keamanan masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Para polisi yang paling sering dicaci maki sering disalah salahkan padahal mereka di terik siang matahari tanpa kita sadar mereka bekerja keras menjaga kita mengatur lalu lintas,&#8221; kata Prabowo dalam acara Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Senayan, Jakarta, Selasa (8\/4\/2025).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Prabowo menyebut terkadang kebiasaan orang adalah mudah lupa dengan kebaikan bahkan tanpa mengucapkan terima kasih. Sebaliknya bila seseorang berbuat salah, akan selalu diingat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Jadi ini saya pakai kesempatan ini untuk menyampaikan penghargaan,&#8221; ucap Presiden Prabowo.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam forum ini, Prabowo juga berterima kasih kepada semua instansi yang terlibat dalam pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut dia, semua lembaga telah bekerja keras sehingga bulan puasa Ramadhan dan acara mudik dan balik berjalan dengan baik lancar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Prabowo menilai, kelancaran arus mudik dan balik merupakan suatu prestasi besar. Di mana arus mudik yang lebih besar dari tahun lalu tapi dapat dilalui tanpa kemacetan yang berarti.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Dan yang lebih memuaskan bagi kita adalah angka kecelakaan yang turun secara drastis, 30 persen lebih rendah kecelakaan dibandingkan dengan tahun yang lalu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ini adalah hasil kerja keras dan ini kerja keras dari pada kementerian perhubungan dan kepolisian Republik Indonesia termasuk TNI,&#8221; ujar Prabowo.(Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Jakarta\u00a0&#8211; Presiden RI Prabowo Subianto, kembali mengapresiasi kinerja kepolisian selama penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2025 ini. &nbsp; Prabowo menyebut meskipun institusi kepolisian kerap mendapatkan caci maki, tepi kenyataannya tetap bekerja keras demi keamanan masyarakat. &nbsp; &#8220;Para polisi yang paling sering dicaci maki sering disalah salahkan padahal mereka di terik siang matahari tanpa kita sadar mereka bekerja keras menjaga kita mengatur lalu lintas,&#8221; kata Prabowo dalam acara Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Senayan, Jakarta, Selasa (8\/4\/2025). &nbsp; Prabowo menyebut terkadang kebiasaan orang adalah mudah lupa dengan kebaikan bahkan tanpa mengucapkan terima kasih. Sebaliknya bila seseorang berbuat salah, akan selalu diingat. &nbsp; &#8220;Jadi ini saya pakai kesempatan ini untuk menyampaikan penghargaan,&#8221; ucap Presiden Prabowo. &nbsp; Dalam forum ini, Prabowo juga berterima kasih kepada semua instansi yang terlibat dalam pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini. &nbsp; Menurut dia, semua lembaga telah bekerja keras sehingga bulan puasa Ramadhan dan acara mudik dan balik berjalan dengan baik lancar. &nbsp; Prabowo menilai, kelancaran arus mudik dan balik merupakan suatu prestasi besar. Di mana arus mudik yang lebih besar dari tahun lalu tapi dapat dilalui tanpa kemacetan yang berarti. &nbsp; &#8220;Dan yang lebih memuaskan bagi kita adalah angka kecelakaan yang turun secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29156,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-29155","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29155","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29155"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29155\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29157,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29155\/revisions\/29157"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29156"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29155"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29155"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29155"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}