{"id":29797,"date":"2025-04-19T00:30:59","date_gmt":"2025-04-19T00:30:59","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=29797"},"modified":"2025-04-19T00:30:59","modified_gmt":"2025-04-19T00:30:59","slug":"membuat-masyarakat-geram-diduga-mantan-geuchik-krueng-baro-blang-mee-sangat-arogan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/04\/19\/membuat-masyarakat-geram-diduga-mantan-geuchik-krueng-baro-blang-mee-sangat-arogan\/","title":{"rendered":"Membuat Masyarakat Geram, Diduga Mantan Geuchik Krueng Baro Blang mee Sangat Arogan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Aceh Utara<\/span><\/span> &#8211; Masyarakat Krueng Baro Blang mee kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara mulai geram dengan tindakan dan tingkah laku dari mantan Geuchik dan keluarga nya yang di duga sangat arogan serta mengganggu ketentraman masyarakat dan menggangu jalannya rapat umum yang di adakan di gedung serbaguna desa setempat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut penuturan masyarakat Krueng Baro Blang Mee kepada awak media mantan Geuchik di duga bukan orang yang jujur dalam pengelolaan dana desa selama dia menjabat, hal itu di buktikan dengan adanya temuan dari inspektorat kabupaten Aceh Utara.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Masyarakat menduga mantan Geuchik Yusran dan keluarga nya telah menuduh Geuchik muhammad Ali sebagai pencuri. sehingga dengan prilaku dan tindakan mereka meresahkan masyarakat secara umum,.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Malam itu kami semua masyarakat mendengar penjelasan bendahara desa Krueng Baro Blang Mee yang membacakan pertanggung jawaban penggunaan dana desa tahun 2024, Tutur warga<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tapi malam itu, lanjut warga, mantan Geuchik, kakak perempuan, adik perempuan istri dan keponakannya datang ke gedung serbaguna di saat rapat di duga hanya untuk mengganggu jalannya rapat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kami menduga hal ini di lakukan oleh mantan Geuchik karena yang bersangkutan tidak menerima kekalahannya pada saat pemilihan Geuchik kemaren, apalagi belakangan ini keluar surat dari inspektorat kabupaten Aceh Utara dimana dia harus mempertanggung jawabkan kesalahannya di waktu dia menjabat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kami selaku warga sangat tidak bisa mentolerir apa yang di lakukan oleh mantan Geuchik, dan kami berharap pihak muspika bisa mengambil tindakan tegas terhadap yang bersangkutan,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Ini sudah mengarah kepada menghambatnya pemerintahan Gampong, serta menghambat pembangunan desa, terbukti sampai sekarang tuha Peut (BPD) belum menandatangani APBG, sehingga desa kami belum melakukan pengajuan dana desa, tutup Warga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Awak media mencoba menelusuri perihal kenapa tuha peut Desa Krueng Baro Blang Mee belum menandatangani tangani APBG, karena menurut isu yang tersebar Tuha Peut tidak mau menandatangani APBG karena Geuchik tidak membagi-bagikan uang kepada mereka.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sehingga timbul pertanyaan apakah selama ini tepatnya selama mantan Geuchik Yusran menjabat mereka selalu mendapatkan jatah,?, apakah dana desa pada saat pemerintahan sebelumnya hanya di nikmati oleh Geuchik, tuha peut atau aparat desa saja.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Aparat penegak hukum diharapkan memeriksa penggunaan dana desa yang telah di kelola oleh mantan Geuchik Yusran, jangan sampai uang negara yang di peruntukkan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat hanya di gunakan oleh segelintir oknum saja. (Rizal)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Aceh Utara &#8211; Masyarakat Krueng Baro Blang mee kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara mulai geram dengan tindakan dan tingkah laku dari mantan Geuchik dan keluarga nya yang di duga sangat arogan serta mengganggu ketentraman masyarakat dan menggangu jalannya rapat umum yang di adakan di gedung serbaguna desa setempat. &nbsp; Menurut penuturan masyarakat Krueng Baro Blang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29798,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-29797","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29797","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29797"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29797\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29799,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29797\/revisions\/29799"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29798"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29797"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29797"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29797"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}