{"id":34209,"date":"2025-06-17T07:05:37","date_gmt":"2025-06-17T07:05:37","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=34209"},"modified":"2025-06-17T07:05:37","modified_gmt":"2025-06-17T07:05:37","slug":"pembangunan-jembatan-di-desa-sukamakmur-menuai-kontroversi-diduga-ada-bau-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/06\/17\/pembangunan-jembatan-di-desa-sukamakmur-menuai-kontroversi-diduga-ada-bau-korupsi\/","title":{"rendered":"Pembangunan Jembatan di Desa Sukamakmur Menuai Kontroversi, Diduga Ada Bau Korupsi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Subulussalam<\/span><\/span>\u00a0&#8211; Pembangunan jembatan di Dusun Surau, Desa Sukamakmur, Kecamatan Simpang Kiri, dengan biaya Rp 173.903.000 dari Anggaran Belanja Barang Desa (ABBdes) tahun 2025, menuai kontroversi di kalangan masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tokoh masyarakat desa menilai bahwa anggaran tersebut terlalu berlebihan dan diduga mengandung unsur korupsi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dugaan korupsi dan mark up, masyarakat Desa khawatir bahwa pembangunan jembatan ini tidak sesuai dengan pengumuman Anggaran dan ada potensi mark up anggaran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mereka menuntut agar penggunaan anggaran tersebut diawasi lebih ketat dan dipertanggungjawabkan secara transparan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Informasi ini diperoleh dari laporan masyarakat dan tokoh desa Sukamakmur yang menilai bahwa pembangunan jembatan tersebut tidak sesuai Anggarannya yang sangat fantastic dan anggaran yang tidak wajar.(Ramona)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Subulussalam\u00a0&#8211; Pembangunan jembatan di Dusun Surau, Desa Sukamakmur, Kecamatan Simpang Kiri, dengan biaya Rp 173.903.000 dari Anggaran Belanja Barang Desa (ABBdes) tahun 2025, menuai kontroversi di kalangan masyarakat. &nbsp; Tokoh masyarakat desa menilai bahwa anggaran tersebut terlalu berlebihan dan diduga mengandung unsur korupsi. &nbsp; Dugaan korupsi dan mark up, masyarakat Desa khawatir bahwa pembangunan jembatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":34210,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-34209","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34209","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34209"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34209\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34211,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34209\/revisions\/34211"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34210"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34209"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34209"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34209"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}