{"id":35438,"date":"2025-06-29T07:08:45","date_gmt":"2025-06-29T07:08:45","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=35438"},"modified":"2025-06-29T07:08:45","modified_gmt":"2025-06-29T07:08:45","slug":"angkat-kesenian-dan-budaya-di-peringatan-bhayangkara-ke-79-polres-aceh-tengah-gelar-didong-gayo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/06\/29\/angkat-kesenian-dan-budaya-di-peringatan-bhayangkara-ke-79-polres-aceh-tengah-gelar-didong-gayo\/","title":{"rendered":"Angkat Kesenian Dan Budaya Di Peringatan Bhayangkara Ke-79, Polres Aceh Tengah Gelar Didong Gayo"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Takengon<\/span><\/span>\u00a0\u2013 Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polres Aceh Tengah mempersembahkan hiburan rakyat yang sarat makna dan kaya akan budaya lokal, yakni kesenian tradisional Didong Gayo.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pergelaran seni Didong Jalu yang digelar pada malam hari, Sabtu (29\/6\/2025), di jalan Leube Kader, depan Mapolres Aceh Tengah, menjadi sorotan utama masyarakat Takengon.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Acara ini menampilkan dua kelompok seni ternama, Teruna Jaya dan Siner Pagi Mude, yang bersaing dalam pertunjukan Didong Jalu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sebuah pementasan yang memukau penonton dengan kebudayaan Gayo yang sarat dengan pesan moral dan kebersamaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Acara dimulai pukul 22.20 WIB dan menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang jalan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kegiatan ini merupakan rangkaian perayaan HUT Bhayangkara, yang sebelumnya diawali dengan pengundian doorprize.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lima hadiah utama yang menarik menjadi daya tarik tambahan bagi masyarakat yang hadir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pengundian ini merupakan kelanjutan dari kegiatan jalan santai dan senam bersama yang diadakan pada pagi hingga siang hari sebelumnya, Sabtu (28\/6\/2025).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kapolres Aceh Tengah, AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H., dalam sambutannya menegaskan pentingnya melestarikan seni tradisional sebagai bagian dari budaya lokal yang mendalam maknanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kesenian Didong Jalu adalah warisan budaya yang kaya akan pesan moral, kritik sosial, dan edukasi. Selain sebagai hiburan, Didong menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara masyarakat dengan Polri,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kapolres juga menambahkan bahwa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, pendekatan budaya juga memiliki peran yang tak kalah penting.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami menyadari bahwa menjaga kamtibmas tidak hanya dengan kekuatan hukum, tetapi juga melalui pendekatan budaya, edukatif, dan persuasif. Kegiatan malam ini adalah bukti nyata sinergitas antara Polri dan masyarakat,&#8221; kata Kapolres.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya acara tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Semoga acara seni ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat rasa persaudaraan, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kegiatan ini menunjukkan keseriusan Polres Aceh Tengah dalam mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus melestarikan kesenian tradisional Gayo sebagai bagian dari kekayaan budaya yang harus dijaga dan diteruskan ke generasi berikutnya.(WD)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Takengon\u00a0\u2013 Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polres Aceh Tengah mempersembahkan hiburan rakyat yang sarat makna dan kaya akan budaya lokal, yakni kesenian tradisional Didong Gayo. &nbsp; Pergelaran seni Didong Jalu yang digelar pada malam hari, Sabtu (29\/6\/2025), di jalan Leube Kader, depan Mapolres Aceh Tengah, menjadi sorotan utama masyarakat Takengon. &nbsp; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":35439,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-35438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35438"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35438\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35440,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35438\/revisions\/35440"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35439"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}