{"id":35844,"date":"2025-07-03T07:06:40","date_gmt":"2025-07-03T07:06:40","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=35844"},"modified":"2025-07-03T07:06:40","modified_gmt":"2025-07-03T07:06:40","slug":"tanah-wakaf-adam-rajak-di-desa-suak-jampak-terindikasi-dijual-oknum-mantan-kepala-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/07\/03\/tanah-wakaf-adam-rajak-di-desa-suak-jampak-terindikasi-dijual-oknum-mantan-kepala-desa\/","title":{"rendered":"Tanah Wakaf Adam Rajak Di Desa Suak Jampak Terindikasi Dijual Oknum Mantan Kepala Desa\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff6600;\">Subulussalam<\/span><\/span> &#8211; Tanah wakaf milik Pak Adam Rajak di Desa Suak Jampak dengan luas lebih dari 1,2 hektar terindikasi telah dijual oleh oknum mantan Kepala Desa Suak Jampak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Adam menegaskan bahwa tanah wakaf pada dasarnya tidak boleh diperjualbelikan dan tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pelanggaran Undang-Undang<\/p>\n<p>Adam juga mengutip Pasal 40 Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf yang secara tegas melarang harta benda wakaf untuk dijual, dihibahkan, diwariskan, ditukar, atau dialihkan dalam bentuk pengalihan hak lainnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia berharap agar pihak berwenang segera menginvestigasi kasus ini dan mengambil tindakan yang tepat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Adam Rajak menuntut agar tanah wakaf yang dijual tersebut dapat dikembalikan ke tujuan semula dan digunakan untuk kepentingan masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia juga berharap agar oknum mantan Kepala Desa yang diduga melakukan penjualan tanah wakaf dapat dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Adam berharap agar pihak berwenang dapat melakukan investigasi yang menyeluruh dan objektif untuk mengetahui kebenaran kasus ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jika terbukti benar, maka oknum mantan Kepala Desa tersebut harus bertanggung jawab atas tindakannya dan tanah wakaf harus dikembalikan ke tujuan semula.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam rangka memberikan informasi yang akurat, kami juga mengkonfirmasi dengan oknum mantan Kepala Desa Suak Jampak terkait dugaan penjualan tanah wakaf milik Adam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Oknum mantan Kepala Desa tersebut menyampaikan bahwa tanah wakaf yang diwakafkan oleh Adam tidak pernah berkurang dan tetap sesuai dengan ukuran semula.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut oknum mantan Kepala Desa, tidak ada pengurangan luas tanah wakaf yang diwakafkan oleh Pak Adam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa tanah wakaf tersebut tetap utuh dan tidak ada bagian yang dijual atau dialihkan kepada pihak lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pernyataan oknum mantan Kepala Desa ini perlu diklarifikasi lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Transparansi dan akuntabilitas sangat penting dalam pengelolaan tanah wakaf dan aset desa lainnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Masyarakat berhak mengetahui informasi yang akurat tentang pengelolaan aset desa dan tanah wakaf untuk memastikan bahwa kepentingan masyarakat terlindungi.(Ramona)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Subulussalam &#8211; Tanah wakaf milik Pak Adam Rajak di Desa Suak Jampak dengan luas lebih dari 1,2 hektar terindikasi telah dijual oleh oknum mantan Kepala Desa Suak Jampak. &nbsp; Adam menegaskan bahwa tanah wakaf pada dasarnya tidak boleh diperjualbelikan dan tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku. &nbsp; &nbsp; Pelanggaran Undang-Undang Adam juga mengutip [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":35845,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-35844","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35844"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35844\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35846,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35844\/revisions\/35846"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}