{"id":36854,"date":"2025-07-14T06:32:05","date_gmt":"2025-07-14T06:32:05","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=36854"},"modified":"2025-07-14T06:32:05","modified_gmt":"2025-07-14T06:32:05","slug":"rangkap-jabatan-wakil-menteri-antara-integritas-dan-kepentingan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/07\/14\/rangkap-jabatan-wakil-menteri-antara-integritas-dan-kepentingan\/","title":{"rendered":"Rangkap Jabatan Wakil Menteri, Antara Integritas Dan Kepentingan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Jakarta<\/span><\/span>\u00a0&#8211; Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali dihadapkan pada kontroversi terkait rangkap jabatan wakil menteri sebagai komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Praktik ini dinilai tidak hanya melanggar undang-undang tetapi juga mengancam integritas kelembagaan dan efisiensi pelayanan publik. Senin 12\/07\/2025.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kefas Hervin Devananda, seorang aktivis dan jurnalis senior yang juga Ketua Departemen OKK Setya Kita Pancasila, menilai bahwa kebijakan ini adalah contoh nyata dari ketidakkonsistenan pemerintahan dalam menerapkan prinsip-prinsip good governance.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Rangkap jabatan ini bukan semata soal gaji tambahan atau prestise simbolik. Ini adalah persoalan mendasar tata kelola negara dan pemerintahan,&#8221; kata Kefas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut Pria yang Aktivis 98 ini mengatakan, rangkap jabatan ini berpotensi melemahkan pengawasan terhadap BUMN.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Praktik semacam itu bukan hanya melemahkan pengawasan terhadap BUMN, tetapi juga merusak integritas kelembagaan di tingkat kementerian dan internal perusahaan negara,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kebijakan ini juga diduga melanggar beberapa undang-undang, termasuk Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 80\/PUU-XVII\/2019, Pasal 23 UU Kementerian Negara, dan Undang-Undang BUMN Nomor 19\/2003.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Tampaknya kekosongan norma hukum ini justru dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menempatkan wakil menteri sebagai komisaris BUMN dengan dalih aturan tidak secara eksplisit melarang,&#8221; kata Kefas tegas<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dampak dari rangkap jabatan ini sangat signifikan, termasuk merusak integritas kelembagaan dan membuat BUMN berisiko menjauh dari jatidiri sebagai entitas profesional yang mengutamakan efisiensi dan pelayanan publik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Logika meritokrasi terancam digantikan oleh logika patronase atau hubungan saling menguntungkan antara penguasa dan klien,&#8221; tambahnya lagi. (AR)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Jakarta\u00a0&#8211; Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali dihadapkan pada kontroversi terkait rangkap jabatan wakil menteri sebagai komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN). &nbsp; Praktik ini dinilai tidak hanya melanggar undang-undang tetapi juga mengancam integritas kelembagaan dan efisiensi pelayanan publik. Senin 12\/07\/2025. &nbsp; Kefas Hervin Devananda, seorang aktivis dan jurnalis senior yang juga Ketua Departemen OKK Setya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36855,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-36854","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36854"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36854\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36856,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36854\/revisions\/36856"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36855"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}