{"id":36899,"date":"2025-07-14T09:34:46","date_gmt":"2025-07-14T09:34:46","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=36899"},"modified":"2025-07-14T09:34:46","modified_gmt":"2025-07-14T09:34:46","slug":"kasus-ditempat-zumba-hamidah-itu-kekerasan-berencana-bukan-tipiring-bukti-dan-visum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/07\/14\/kasus-ditempat-zumba-hamidah-itu-kekerasan-berencana-bukan-tipiring-bukti-dan-visum\/","title":{"rendered":"Kasus Ditempat Zumba, Hamidah : Itu Kekerasan Berencana Bukan Tipiring, Bukti Dan Visum"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Takengon<\/span><\/span>\u00a0&#8211; Penasehat hukum korban kasus kekerasan dalam komunitas Zumba, Hamidah, S.H., M.H., PCL, menyampaikan kekecewaannya terhadap proses hukum yang dianggap tidak mencerminkan keadilan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan bahwa kasus kekerasan berulang terhadap kliennya, RH, justru akan disidangkan sebagai tindak pidana ringan (Tipiring), meskipun telah dilaporkan sebagai kekerasan serius dan berencana.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hamidah mengaku telah mendampingi korban sejak awal pelaporan ke SPK Polres Aceh Tengah, setelah insiden kekerasan fisik yang terjadi pada kegiatan Zumba di sebuah hotel kawasan Bebesen pada April 2025.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cSaat korban melapor, saya sempat menyarankan penyelesaian baik-baik. Tapi setelah mendengar bahwa kejadian ini sudah berulang sejak 2023 dan 2024, saya menyadari ini bukan sekadar insiden, tapi kekerasan yang terstruktur dan berulang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saya langsung memutuskan untuk mendampingi korban melapor secara hukum,\u201d jelas Hamidah, Sabtu (12\/7\/2025).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam proses pelaporan, korban turut membawa surat visum dari rumah sakit serta bukti video kekerasan yang diserahkan langsung kepada penyidik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hamidah menyebut bahwa penyidik sempat mengakui adanya unsur kekerasan dalam kasus tersebut. Namun, arah penanganan kasus sempat disarankan untuk diselesaikan lewat Fasilitasi Keadilan Restoratif (FJ).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKami tolak karena TKP berada di hotel, bukan lingkungan perumahan, dan alamat pelaku berbeda dengan korban. Akhirnya laporan diterima dan proses hukum berjalan sampai ke penyidik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tapi pagi ini saya terkejut karena diberi kabar bahwa kasus ini akan disidangkan sebagai Tipiring,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia mempertanyakan dasar dan pertimbangan hukum pihak kepolisian dalam mengklasifikasikan kasus kekerasan fisik berulang tersebut sebagai pelanggaran ringan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cBukti video ada, visum ada, saksi ada, unsur kekerasan dan perencanaan juga ada. Tapi justru disidangkan Tipiring. Saya akan kawal kasus ini sampai persidangan agar hakim bisa melihat fakta yang sebenarnya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hamidah menegaskan, pendampingannya bukan semata membela satu korban, tapi juga upaya menciptakan perlindungan hukum yang adil bagi perempuan, khususnya di ruang publik seperti komunitas olahraga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKita ingin agar kejadian ini tidak terulang kepada ibu-ibu lainnya, khususnya peserta Zumba di Aceh Tengah. Hukum harus benar-benar ditegakkan,\u201d tutupnya.(Tim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Takengon\u00a0&#8211; Penasehat hukum korban kasus kekerasan dalam komunitas Zumba, Hamidah, S.H., M.H., PCL, menyampaikan kekecewaannya terhadap proses hukum yang dianggap tidak mencerminkan keadilan. &nbsp; Ia mengungkapkan bahwa kasus kekerasan berulang terhadap kliennya, RH, justru akan disidangkan sebagai tindak pidana ringan (Tipiring), meskipun telah dilaporkan sebagai kekerasan serius dan berencana. &nbsp; Hamidah mengaku telah mendampingi korban [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36900,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-36899","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36899","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36899"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36899\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36901,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36899\/revisions\/36901"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36900"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36899"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36899"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36899"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}