 {"id":3951,"date":"2024-02-05T15:09:29","date_gmt":"2024-02-05T15:09:29","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=3951"},"modified":"2024-02-05T15:09:29","modified_gmt":"2024-02-05T15:09:29","slug":"bincang-buku-persentuhan-budaya-jawa-gayo-peneliti-brin-digelar-besok-terbuka-untuk-umum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2024\/02\/05\/bincang-buku-persentuhan-budaya-jawa-gayo-peneliti-brin-digelar-besok-terbuka-untuk-umum\/","title":{"rendered":"Bincang Buku Persentuhan Budaya Jawa-Gayo Peneliti BRIN Digelar Besok, Terbuka Untuk Umum"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id <span style=\"color: #ff0000;\">Takengo<\/span><\/span>-Mahara Publishing akan menyelenggarakan bincang buku \u201cPersentuhan Budaya Orang Jawa dengan Orang Gayo di Daerah Gayo Aceh Tengah.\u201d \u201cInsyaAllah diadakan besok malam, secara daring, melalui Zoom Meeting, mulai pukul 20:00 sampai 21:30 WIB. Buku ini menarik. Bagaimana keadaan alam, wilayah dan pemerintahan, asal usul dan unsur kebudayaan Jawa dan Gayo, dikupas dalam buku ini. Yang lebih menarik lagi, aspek sosial dan budaya serta hubungan sosial kedua suku ini,\u201d kata Direktur Mahara Publishing, Yusradi Usman al-Gayoni, Senin (5\/2\/2024.<\/p>\n<p>Buku \u201cPersentuhan Budaya Orang Jawa dengan Orang Gayo di Daerah Gayo Aceh Tengah,\u201d ungkap Yusradi, merupakan karya Achmadi Jayaputra, Peneliti Pusat Kesejahteraan Sosial, Desa, dan Konektivitas (PRKSDK) Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN). \u201cLangsung dinarasumberi Pak Achmadi. Selain dari BRIN, kita juga mengundang Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, dan pihak terkait. Mengingat, penelitiannya berlangsung di Jagong (Aceh Tengah) dan Bukit (Bener Meriah),\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Dilanjutkannya, mewakili pemerintah dua kabupaten di Gayo-Alas tersebut, ada sambutan, yang akan disampaikan salah satu kepala daerah. \u201cInsyaAllah akan disampaikan Pj Bupati Aceh Tengah. Mudah-mudahan, besok malam bisa ikut, memberikan sambutan. Termasuk, diikuti dinas terkait,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kegiatan bincang buku \u201cPersentuhan Budaya Orang Jawa dengan Orang Gayo di Daerah Gayo Aceh Tengah\u201d bisa diikuti melalui tautan Zoom Meeting: https:\/\/us02web.zoom.us\/j\/81341320981?pwd=YmJCUkNyeHlyWEVtU3dZY3YrWVdZQT09, dengan Meeting ID: 813 4132 0981, dan Passcode: 443859<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id Takengo-Mahara Publishing akan menyelenggarakan bincang buku \u201cPersentuhan Budaya Orang Jawa dengan Orang Gayo di Daerah Gayo Aceh Tengah.\u201d \u201cInsyaAllah diadakan besok malam, secara daring, melalui Zoom Meeting, mulai pukul 20:00 sampai 21:30 WIB. Buku ini menarik. Bagaimana keadaan alam, wilayah dan pemerintahan, asal usul dan unsur kebudayaan Jawa dan Gayo, dikupas dalam buku ini. Yang lebih menarik lagi, aspek sosial dan budaya serta hubungan sosial kedua suku ini,\u201d kata Direktur Mahara Publishing, Yusradi Usman al-Gayoni, Senin (5\/2\/2024. Buku \u201cPersentuhan Budaya Orang Jawa dengan Orang Gayo di Daerah Gayo Aceh Tengah,\u201d ungkap Yusradi, merupakan karya Achmadi Jayaputra, Peneliti Pusat Kesejahteraan Sosial, Desa, dan Konektivitas (PRKSDK) Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN). \u201cLangsung dinarasumberi Pak Achmadi. Selain dari BRIN, kita juga mengundang Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, dan pihak terkait. Mengingat, penelitiannya berlangsung di Jagong (Aceh Tengah) dan Bukit (Bener Meriah),\u201d sebutnya. Dilanjutkannya, mewakili pemerintah dua kabupaten di Gayo-Alas tersebut, ada sambutan, yang akan disampaikan salah satu kepala daerah. \u201cInsyaAllah akan disampaikan Pj Bupati Aceh Tengah. Mudah-mudahan, besok malam bisa ikut, memberikan sambutan. Termasuk, diikuti dinas terkait,\u201d ujarnya. Kegiatan bincang buku \u201cPersentuhan Budaya Orang Jawa dengan Orang Gayo di Daerah Gayo Aceh Tengah\u201d bisa diikuti melalui tautan Zoom Meeting: [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3952,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-3951","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3951","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3951"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3951\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3953,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3951\/revisions\/3953"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3952"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3951"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3951"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3951"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}