 {"id":43399,"date":"2025-09-07T05:35:44","date_gmt":"2025-09-07T05:35:44","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=43399"},"modified":"2025-09-07T05:35:44","modified_gmt":"2025-09-07T05:35:44","slug":"ketika-limbah-jadi-racun-menyusuri-aliran-sungai-di-sekitar-pt-nafasindo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/09\/07\/ketika-limbah-jadi-racun-menyusuri-aliran-sungai-di-sekitar-pt-nafasindo\/","title":{"rendered":"Ketika Limbah Jadi Racun, Menyusuri Aliran Sungai Di Sekitar PT Nafasindo"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Aceh Singkil<\/span><\/span>\u00a0&#8211; Ribuan ikan ditemukan mati dan mengapung di Sungai desa Ladang Bisik, Kecamatan Kutabaharu, Aceh Singkil, diduga disebabkan bocornya limbah pabrik PT Nafasindo. Informasi kejadian, Sabtu, dini hari, 6 September 2025.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Awal informasi beredar di telah diketahui masyarakat tentang peristiwa limbah bocor yang diperkirakan terjadi pukul 05.00 WIB pagi. Pemerintah desa Ladang Bisik bersama warga segera mendatangi lokasi bersama pihak perusahaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kepala desa Ladang Bisik, Kasih Angkat, membenarkan adanya kebocoran di kolam 9 Pabrik PT Nafasindo yang mengalir langsung ke sungai.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cPeristiwa terjadi tadi malam, baru paginya kami melihat ribuan ikan mati dan membusuk di sungai. Setelah dicek, memang kolam 9 di pabrik PT Nafasindo jebol dan limbah beracun masuk ke aliran sungai,\u201d kata Kasih Angkat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dampak limbah ini dirasakan sedikitnya oleh 4 desa, yakni, desa Ladang Bisik, Pea Jambu, Sri Kayu, dan Muara Pea. Warga setempat menyaksikan banyaknya ikan mati mengambang terbawa arus sungai.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Singkil juga mengonfirmasi dan turun langsung ke lokasi kejadian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKami sudah turun ke lokasi, dan pihak perusahaan sendiri mengakui memang terjadi kebocoran limbah,\u201d ujar Sapran, Plt Kabid Pengelolaan Sampah B3 dan Pengendalian Pencemaran DLHK Aceh Singkil. (Irfan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Aceh Singkil\u00a0&#8211; Ribuan ikan ditemukan mati dan mengapung di Sungai desa Ladang Bisik, Kecamatan Kutabaharu, Aceh Singkil, diduga disebabkan bocornya limbah pabrik PT Nafasindo. Informasi kejadian, Sabtu, dini hari, 6 September 2025. &nbsp; Awal informasi beredar di telah diketahui masyarakat tentang peristiwa limbah bocor yang diperkirakan terjadi pukul 05.00 WIB pagi. Pemerintah desa Ladang Bisik bersama warga segera mendatangi lokasi bersama pihak perusahaan. &nbsp; Kepala desa Ladang Bisik, Kasih Angkat, membenarkan adanya kebocoran di kolam 9 Pabrik PT Nafasindo yang mengalir langsung ke sungai. &nbsp; \u201cPeristiwa terjadi tadi malam, baru paginya kami melihat ribuan ikan mati dan membusuk di sungai. Setelah dicek, memang kolam 9 di pabrik PT Nafasindo jebol dan limbah beracun masuk ke aliran sungai,\u201d kata Kasih Angkat. &nbsp; Dampak limbah ini dirasakan sedikitnya oleh 4 desa, yakni, desa Ladang Bisik, Pea Jambu, Sri Kayu, dan Muara Pea. Warga setempat menyaksikan banyaknya ikan mati mengambang terbawa arus sungai. &nbsp; Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Singkil juga mengonfirmasi dan turun langsung ke lokasi kejadian. &nbsp; \u201cKami sudah turun ke lokasi, dan pihak perusahaan sendiri mengakui memang terjadi kebocoran limbah,\u201d ujar Sapran, Plt Kabid Pengelolaan Sampah B3 dan Pengendalian Pencemaran DLHK Aceh Singkil. (Irfan)<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":43400,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-43399","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43399","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43399"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43399\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43402,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43399\/revisions\/43402"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43400"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}