 {"id":43618,"date":"2025-09-09T06:31:47","date_gmt":"2025-09-09T06:31:47","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=43618"},"modified":"2025-09-09T06:31:47","modified_gmt":"2025-09-09T06:31:47","slug":"rutan-takengon-ikut-serta-program-nasional-tanam-pohon-kelapa-serentak-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/09\/09\/rutan-takengon-ikut-serta-program-nasional-tanam-pohon-kelapa-serentak-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Rutan Takengon Ikut Serta Program Nasional, Tanam Pohon Kelapa Serentak Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Takengon<\/span><\/span>\u00a0\u2013 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Takengon berpartisipasi dalam program nasional penanaman pohon kelapa serentak yang dicanangkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Takengon dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pelaksanaan penanaman pohon kelapa ini dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, berpusat di pulau NusaKambangan dan diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis secara virtual melalui aplikasi zoom.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Total bibit kelapa yang ditanam mencapai 360.000 di seluruh unit imigrasi dan pemasyarakatan yang ada di Indonesia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Agus Andrianto menyampaikan bahwa program ini memiliki manfaat ganda.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Selain sebagai upaya penghijauan dan konservasi lingkungan, penanaman pohon kelapa ini juga menjadi wujud nyata pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Hasilnya nanti dapat dimanfaatkan untuk konsumsi di rutan,&#8221;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kepala Rutan Takengon, Rusli, menambahkan selain aspek pangan, gerakan menanam pohon kelapa juga dinilai memiliki nilai ekologis.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan bertambahnya tutupan hijau, kelestarian lingkungan dapat lebih terjaga untuk kepentingan generasi mendatang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Program penanaman pohon kelapa serentak ini merupakan arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, sebagai bagian dari program strategis Kemenimipas untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Rencananya, hasil dari panen kelapa ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan di Rutan.(WD)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Takengon\u00a0\u2013 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Takengon berpartisipasi dalam program nasional penanaman pohon kelapa serentak yang dicanangkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). &nbsp; Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Takengon dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan. &nbsp; Pelaksanaan penanaman pohon kelapa ini dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, berpusat di pulau NusaKambangan dan diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis secara virtual melalui aplikasi zoom. &nbsp; Total bibit kelapa yang ditanam mencapai 360.000 di seluruh unit imigrasi dan pemasyarakatan yang ada di Indonesia. &nbsp; Dalam sambutannya, Agus Andrianto menyampaikan bahwa program ini memiliki manfaat ganda. &nbsp; &#8220;Selain sebagai upaya penghijauan dan konservasi lingkungan, penanaman pohon kelapa ini juga menjadi wujud nyata pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Hasilnya nanti dapat dimanfaatkan untuk konsumsi di rutan,&#8221; &nbsp; Kepala Rutan Takengon, Rusli, menambahkan selain aspek pangan, gerakan menanam pohon kelapa juga dinilai memiliki nilai ekologis. &nbsp; Dengan bertambahnya tutupan hijau, kelestarian lingkungan dapat lebih terjaga untuk kepentingan generasi mendatang. &nbsp; Program penanaman pohon kelapa serentak ini merupakan arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, sebagai bagian dari program strategis Kemenimipas untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":43619,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-43618","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43618","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43618"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43618\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43620,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43618\/revisions\/43620"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43619"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43618"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43618"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43618"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}