 {"id":43900,"date":"2025-09-11T10:01:13","date_gmt":"2025-09-11T10:01:13","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=43900"},"modified":"2025-09-11T10:01:13","modified_gmt":"2025-09-11T10:01:13","slug":"kebakaran-hanguskan-tiga-rumah-di-mesidah-kerugian-mencapai-400-juta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/09\/11\/kebakaran-hanguskan-tiga-rumah-di-mesidah-kerugian-mencapai-400-juta\/","title":{"rendered":"Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah Di Mesidah, Kerugian Mencapai 400 juta"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Redelong<\/span><\/span>\u00a0&#8211; Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kabupaten Bener Meriah. Kali ini, api menghanguskan tiga unit rumah milik warga di Kampung Amor, Kecamatan Mesidah, Kamis (11\/9\/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kapolsek Mesidah bersama empat personel Polsek langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Berdasarkan keterangan warga setempat bernama Ryan, api pertama kali terlihat menjalar dari bagian dapur rumah milik Winrizkana Bensu. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Masyarakat yang melihat api segera keluar rumah dan berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sekitar pukul 11.30 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Posko 1 Bandar, Posko 5 Permata, dan Posko Utama Bukit tiba di lokasi dan melakukan pemadaman bersama masyarakat dan personel Polsek Mesidah. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 WIB.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran menghanguskan:<\/p>\n<p>-Tiga unit rumah berbahan kayu<\/p>\n<p>-Satu unit mobil jenis Escudo milik Winrizkana Bensu dengan kerugian ditaksir sekitar Rp 40 juta<\/p>\n<p>-Satu unit sepeda motor Honda GL Pro dengan kerugian sekitar Rp 5 juta<\/p>\n<p>-Total kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 400 juta.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kapolsek Mesidah Iptu Kemat bersama anggotanya juga telah mengambil langkah-langkah penanganan, di antaranya membantu memadamkan api, mengamankan lokasi kejadian, memasang garis polisi (Police Line), serta membantu membersihkan sisa material kebakaran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik yang berasal dari dapur rumah milik Winrizkana Bensu. Saat ini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.(DA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Redelong\u00a0&#8211; Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kabupaten Bener Meriah. Kali ini, api menghanguskan tiga unit rumah milik warga di Kampung Amor, Kecamatan Mesidah, Kamis (11\/9\/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. &nbsp; Kapolsek Mesidah bersama empat personel Polsek langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat. &nbsp; Berdasarkan keterangan warga setempat bernama Ryan, api pertama kali terlihat menjalar dari bagian dapur rumah milik Winrizkana Bensu. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. &nbsp; Masyarakat yang melihat api segera keluar rumah dan berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. &nbsp; Sekitar pukul 11.30 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Posko 1 Bandar, Posko 5 Permata, dan Posko Utama Bukit tiba di lokasi dan melakukan pemadaman bersama masyarakat dan personel Polsek Mesidah. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 WIB. &nbsp; Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran menghanguskan: -Tiga unit rumah berbahan kayu -Satu unit mobil jenis Escudo milik Winrizkana Bensu dengan kerugian ditaksir sekitar Rp 40 juta -Satu unit sepeda motor Honda GL Pro dengan kerugian sekitar Rp 5 juta -Total kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 400 juta. &nbsp; Kapolsek Mesidah Iptu Kemat bersama anggotanya juga telah mengambil langkah-langkah penanganan, di antaranya membantu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":43901,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-43900","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43900"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43900\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43902,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43900\/revisions\/43902"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43901"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}