{"id":51355,"date":"2025-12-02T11:34:00","date_gmt":"2025-12-02T11:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=51355"},"modified":"2025-12-02T11:34:00","modified_gmt":"2025-12-02T11:34:00","slug":"krisis-bbm-dan-pangan-ratusan-masyarakat-aceh-tengah-gelar-demonstrasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2025\/12\/02\/krisis-bbm-dan-pangan-ratusan-masyarakat-aceh-tengah-gelar-demonstrasi\/","title":{"rendered":"Krisis BBM Dan Pangan, Ratusan Masyarakat Aceh Tengah Gelar Demonstrasi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Takengon<\/span><\/span>\u00a0&#8211; Ratusan masyarakat Aceh Tengah mulai melakukan demo demi mendapatkan Beras, BBM dan Gas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Aksi demo ini atas dasar desakan kebutuhan yang mulai krisis, kekosongan stok hambatan distribusi logistik, dan akses jalan yang rusak total telah membuat Aceh Tengah berada dalam situasi darurat kemanusiaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ratusan warga dari berbagai kalangan mendatangi Kantor Bupati Aceh Tengah menyuarakan langsung kondisi darurat yang mereka alami selama sepekan terakhir. Selasa 02 Desember 2025.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Warga bahkan menyerukan permintaan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar turun tangan menangani kelangkaan pangan, BBM, dan gas yang semakin memukul kehidupan masyarakat terdampak bencana.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKami Bisa Mati Kelaparan, Pak Presiden.! Uang Ada, Tapi Barang Nggak Ada Jual,\u201d kata salah satu massa melalui pengeras suara, dengan lantang dan bercampur sedih.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Warga menyebutkan,&#8221; kondisi di lapangan sudah sangat menyedihkan, bahkan mulai kesulitan BBM untuk tranportasi untuk mencari perbekalan pangan, bukan itu saja masih banyak lagi saudara &#8211; saudara kami yang terprangkap longsor di perkampungan,&#8221; kata salah satu warga yang ikut demo.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKami butuh segera, kami bisa mati kelaparan.!!! Kami ada uang, tapi nggak ada barang yang dijual. Kalau ini tidak ditindaklanjuti, bagaimana nasib kami,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut warga itu, ribuan masyarakat saat ini mengantre BBM, namun stok di SPBU disebut-sebut hanya tersisa 2,5 ton.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKami mau pulang ke kekampung kami yang jarak nya puluhan kilo, jadi Kami minta jatah minyak untuk masyarakat, seberapa pun bapak kasih. Tapi jawabannya Itu untuk operasional TNI,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Situasi kian panas setelah warga membeberkan dugaan adanya penjualan BBM dengan harga tembus Rp 50 ribu per liter di pasar gelap. &#8220;Pak Dandim, Pak Kapolres, mohon ditertibkan. Pertalite dijual Rp 50 ribu di kaki lima.!!!,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain BBM, warga juga menyoroti kondisi pangan yang semakin kritis. Banyak di antara mereka yang mengaku sudah tujuh hari tidak menerima bantuan apapun dari pemerintah,&#8221; Kami terdampak bencana, Pak. Sudah satu minggu belum dapat apa pun. Satu butir beras pun tidak dapat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Seorang warga Rusip Antara, mengungkap, mereka ingin membeli dari Bulog namun terhambat persoalan administrasi, kami mau ambil beras Bulog, tapi katanya harus ada tanda tangan Bupati dulu. Padahal kami benar-benar membutuhkan,\u201d pungkasnya. (WD)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Takengon\u00a0&#8211; Ratusan masyarakat Aceh Tengah mulai melakukan demo demi mendapatkan Beras, BBM dan Gas. &nbsp; Aksi demo ini atas dasar desakan kebutuhan yang mulai krisis, kekosongan stok hambatan distribusi logistik, dan akses jalan yang rusak total telah membuat Aceh Tengah berada dalam situasi darurat kemanusiaan. &nbsp; Ratusan warga dari berbagai kalangan mendatangi Kantor Bupati Aceh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":51356,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-51355","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51355","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51355"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51355\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51358,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51355\/revisions\/51358"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51356"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51355"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51355"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51355"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}