 {"id":55519,"date":"2026-01-21T08:21:51","date_gmt":"2026-01-21T08:21:51","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=55519"},"modified":"2026-01-21T08:21:51","modified_gmt":"2026-01-21T08:21:51","slug":"kapolsek-bunut-pantau-perkembangan-jagung-pipil-serentak-di-desa-petani-dukung-program-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2026\/01\/21\/kapolsek-bunut-pantau-perkembangan-jagung-pipil-serentak-di-desa-petani-dukung-program-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Kapolsek Bunut Pantau Perkembangan Jagung Pipil Serentak di Desa Petani, Dukung Program Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #993366;\">A1news.co.id<\/span> | <span style=\"color: #ff0000;\">RIAU<\/span> ||<\/strong>Kapolsek Bunut AKP Arinal Fajri, S.H., bersama jajaran Polsek Bunut melakukan monitoring perkembangan jagung pipil serentak di Desa Petani, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (21\/1\/2026) pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.<\/p>\n<p>Monitoring dilakukan di lahan seluas 1,4 hektare yang merupakan binaan PT Agro Palma Lestari (APL) dalam program Swasembada Pangan Tahun 2025 \u2013 Asta Cita. Kapolsek Bunut meninjau pertumbuhan tanaman, koordinasi perawatan, pemupukan, pengendalian hama, serta ketersediaan air agar jagung dapat tumbuh optimal.<\/p>\n<p>\u201cHasil pengamatan, tinggi tanaman jagung rata-rata \u00b1180 cm, sementara tanaman terpendek sekitar 20 cm. Pertumbuhan daun dan batang dinilai 60% bagus dan 40% belum merata,\u201d jelas AKP Arinal Fajri. Tanaman jagung ditanam pada 29 Oktober 2025, dengan perkiraan panen awal Februari 2026.<\/p>\n<p>Personel yang terlibat dalam giat ini antara lain Kanit Reskrim Polsek Bunut Iptu Muharmadi, Ps. Kanit Provos Aipda Marzuki, serta Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Keranji Aipda Nanda Hermawan.<\/p>\n<p>Beberapa kendala yang ditemui meliputi curah hujan tinggi dan serangan hama seperti ayam dan ulat daun. Meski demikian, kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.<\/p>\n<p>Kapolsek menegaskan, kegiatan monitoring ini sejalan dengan komitmen Polri untuk mendukung program pemerintah sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id | RIAU ||Kapolsek Bunut AKP Arinal Fajri, S.H., bersama jajaran Polsek Bunut melakukan monitoring perkembangan jagung pipil serentak di Desa Petani, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (21\/1\/2026) pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Monitoring dilakukan di lahan seluas 1,4 hektare yang merupakan binaan PT Agro Palma Lestari (APL) dalam program Swasembada Pangan Tahun 2025 \u2013 Asta Cita. Kapolsek Bunut meninjau pertumbuhan tanaman, koordinasi perawatan, pemupukan, pengendalian hama, serta ketersediaan air agar jagung dapat tumbuh optimal. \u201cHasil pengamatan, tinggi tanaman jagung rata-rata \u00b1180 cm, sementara tanaman terpendek sekitar 20 cm. Pertumbuhan daun dan batang dinilai 60% bagus dan 40% belum merata,\u201d jelas AKP Arinal Fajri. Tanaman jagung ditanam pada 29 Oktober 2025, dengan perkiraan panen awal Februari 2026. Personel yang terlibat dalam giat ini antara lain Kanit Reskrim Polsek Bunut Iptu Muharmadi, Ps. Kanit Provos Aipda Marzuki, serta Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Keranji Aipda Nanda Hermawan. Beberapa kendala yang ditemui meliputi curah hujan tinggi dan serangan hama seperti ayam dan ulat daun. Meski demikian, kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kapolsek menegaskan, kegiatan monitoring ini sejalan dengan komitmen Polri untuk mendukung program pemerintah sekaligus menjaga keamanan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":55520,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-55519","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55519","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55519"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55519\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55522,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55519\/revisions\/55522"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55520"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}