 {"id":56122,"date":"2026-01-29T13:34:34","date_gmt":"2026-01-29T13:34:34","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=56122"},"modified":"2026-01-29T13:34:34","modified_gmt":"2026-01-29T13:34:34","slug":"ruang-ceria-mahasiswa-kpm-uin-suna-dan-permata-indonesia-pulihkan-senyum-anak-anak-kampung-rawe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2026\/01\/29\/ruang-ceria-mahasiswa-kpm-uin-suna-dan-permata-indonesia-pulihkan-senyum-anak-anak-kampung-rawe\/","title":{"rendered":"&#8220;Ruang Ceria&#8221;, Mahasiswa KPM UIN Suna Dan Permata Indonesia Pulihkan Senyum Anak-Anak Kampung Rawe"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Takengon<\/span><\/span>\u00a0 &#8211; Ditengah sejuknya perbukitan Kampung Rawe, mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Suna 2025 sukses menggelar program psiko edukasi bertajuk &#8220;Ruang Ceria&#8221;.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kegiatan ini dirancang khusus sebagai bentuk pendampingan psikososial bagi anak-anak di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Alih-alih menggunakan istilah medis yang berat, para mahasiswa memilih pendekatan yang lebih akrab di telinga masyarakat. Di dalam tenda oranye yang menjadi pusat aktivitas, suasana tampak hangat dan hidup.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Anak-anak berkumpul bersama para mahasiswa untuk belajar, bermain, dan berbagi cerita, menciptakan sebuah ruang aman bagi mereka untuk mengekspresikan diri secara positif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami ingin memberikan lebih dari sekadar bantuan fisik. Melalui Ruang Ceria ini, kami ingin memastikan bahwa tawa dan harapan anak-anak di Kampung Rawe tetap terjaga,&#8221; ujar salah satu perwakilan mahasiswa KPM UIN Suna.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kolaborasi di Balik Tenda Oranye<\/p>\n<p>Pantauan di lokasi menunjukkan keakraban antara mahasiswa dan peserta. Dengan mengenakan rompi identitas bertuliskan &#8220;KPM UIN SUNA 2025 KAMPUNG RAWE&#8221;, para mahasiswa duduk melingkar di atas terpal biru bersama anak-anak, membimbing mereka dalam berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Program ini tidak hanya fokus pada keceriaan sesaat, tetapi juga memberikan edukasi bagi anak-anak agar lebih tangguh dalam menghadapi situasi sulit di masa depan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dukungan dari Permata Indonesia memastikan kegiatan ini berjalan lancar dengan penyediaan fasilitas dan bingkisan semangat bagi setiap anak yang hadir.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Takengon\u00a0 &#8211; Ditengah sejuknya perbukitan Kampung Rawe, mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Suna 2025 sukses menggelar program psiko edukasi bertajuk &#8220;Ruang Ceria&#8221;. &nbsp; Kegiatan ini dirancang khusus sebagai bentuk pendampingan psikososial bagi anak-anak di wilayah tersebut. &nbsp; Alih-alih menggunakan istilah medis yang berat, para mahasiswa memilih pendekatan yang lebih akrab di telinga masyarakat. Di dalam tenda oranye yang menjadi pusat aktivitas, suasana tampak hangat dan hidup. &nbsp; Anak-anak berkumpul bersama para mahasiswa untuk belajar, bermain, dan berbagi cerita, menciptakan sebuah ruang aman bagi mereka untuk mengekspresikan diri secara positif. &nbsp; &#8220;Kami ingin memberikan lebih dari sekadar bantuan fisik. Melalui Ruang Ceria ini, kami ingin memastikan bahwa tawa dan harapan anak-anak di Kampung Rawe tetap terjaga,&#8221; ujar salah satu perwakilan mahasiswa KPM UIN Suna. &nbsp; Kolaborasi di Balik Tenda Oranye Pantauan di lokasi menunjukkan keakraban antara mahasiswa dan peserta. Dengan mengenakan rompi identitas bertuliskan &#8220;KPM UIN SUNA 2025 KAMPUNG RAWE&#8221;, para mahasiswa duduk melingkar di atas terpal biru bersama anak-anak, membimbing mereka dalam berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif. &nbsp; Program ini tidak hanya fokus pada keceriaan sesaat, tetapi juga memberikan edukasi bagi anak-anak agar lebih tangguh dalam menghadapi situasi sulit di masa depan. &nbsp; Dukungan dari Permata Indonesia memastikan kegiatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":56123,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-56122","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56122","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56122"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56122\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56124,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56122\/revisions\/56124"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56123"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56122"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56122"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56122"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}