 {"id":60719,"date":"2026-03-31T00:57:24","date_gmt":"2026-03-31T00:57:24","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=60719"},"modified":"2026-03-31T00:57:24","modified_gmt":"2026-03-31T00:57:24","slug":"kunjungi-korban-pengeroyokan-mualem-kapolri-harus-memberi-atensi-khusus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2026\/03\/31\/kunjungi-korban-pengeroyokan-mualem-kapolri-harus-memberi-atensi-khusus\/","title":{"rendered":"Kunjungi Korban Pengeroyokan, Mualem : Kapolri Harus Memberi Atensi Khusus"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Jakarta<\/span><\/span>\u00a0&#8211; Gubernur Aceh, H.Muzakir Manaf alias Mualem, mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang warga Aceh berasal dari Kota Langsa,yang menjadi korban persekusi preman yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Peristiwa tersebut memicu kemarahan Mualem, terlebih insiden itu terjadi di dalam kantor kepolisian yang seharusnya menjadi tempat perlindungan masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kecaman itu disampaikan Mualem usai menjenguk langsung korban di kediaman pribadi di kawasan Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cAtas nama Gubernur Aceh dan seluruh rakyat Aceh, saya mengecam keras aksi ini,\u201d tegas Mualem, di Jakarta, Senin (30\/3\/2026).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mualem menilai kejadian pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh preman bayaran itu sangat mencederai rasa keadilan, terlebih insidennya berlangsung di institusi penegak hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKantor polisi ini merupakan tempat orang mendapat perlindungan, tapi kenapa bisa terjadi hal seperti ini kalau bukan karena dibiarkan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mualem juga meminta Kapolri untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia menekankan pentingnya penegakan hukum secara tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor intelektual maupun oknum aparat jika terbukti ikut terlibat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKami mengharapkan kepada Kapolri untuk memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Menindak tegas para pelaku dan tokoh intelektual serta oknum aparat yang turut terlibat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Mualem mengingatkan, bahwa penanganan kasus yang tidak serius berpotensi menurunkan kepercayaan publik, khususnya masyarakat Aceh terhadap institusi kepolisian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain itu, Mualem juga meminta agar korban mendapatkan perlindungan maksimal serta menjamin keamanan para saksi selama proses hukum berlangsung.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKami juga meminta agar tokoh-tokoh Aceh yang ada di Jakarta untuk mengawal kasus ini. Kejadian seperti ini akan menimbulkan ketakutan bagi warga Aceh di perantauan apabila tidak dituntaskan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Diberitakan sebelumnya, insiden pengeroyokan terjadi pada Rabu (26\/3\/2026) di ruang RPK PPA Polda Metro Jaya. Korban FA, warga asal Langsa, saat itu tengah menghadiri agenda konfrontasi bersama kuasa hukumnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun, dalam proses tersebut, korban diserang oleh sekelompok orang diduga preman bayaran yang jumlahnya disebut lebih dari 20 orang. Aksi kekerasan itu bahkan disebut terjadi di hadapan aparat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Akibat aksi pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka memar di bagian kepala dan tubuh, hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit di kawasan Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kasus ini kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian, termasuk terhadap terduga otak pelaku, dan menjadi perhatian berbagai pihak.(Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Jakarta\u00a0&#8211; Gubernur Aceh, H.Muzakir Manaf alias Mualem, mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang warga Aceh berasal dari Kota Langsa,yang menjadi korban persekusi preman yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya. &nbsp; Peristiwa tersebut memicu kemarahan Mualem, terlebih insiden itu terjadi di dalam kantor kepolisian yang seharusnya menjadi tempat perlindungan masyarakat. &nbsp; Kecaman itu disampaikan Mualem usai menjenguk langsung korban di kediaman pribadi di kawasan Jakarta Selatan. &nbsp; \u201cAtas nama Gubernur Aceh dan seluruh rakyat Aceh, saya mengecam keras aksi ini,\u201d tegas Mualem, di Jakarta, Senin (30\/3\/2026). &nbsp; Mualem menilai kejadian pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh preman bayaran itu sangat mencederai rasa keadilan, terlebih insidennya berlangsung di institusi penegak hukum. &nbsp; \u201cKantor polisi ini merupakan tempat orang mendapat perlindungan, tapi kenapa bisa terjadi hal seperti ini kalau bukan karena dibiarkan,\u201d ujarnya. &nbsp; Mualem juga meminta Kapolri untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut. &nbsp; Ia menekankan pentingnya penegakan hukum secara tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor intelektual maupun oknum aparat jika terbukti ikut terlibat. &nbsp; \u201cKami mengharapkan kepada Kapolri untuk memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Menindak tegas para pelaku dan tokoh intelektual serta oknum aparat yang turut terlibat,\u201d katanya. &nbsp; Lebih lanjut, Mualem mengingatkan, bahwa penanganan kasus yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":60720,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-60719","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60719","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60719"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60719\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60721,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60719\/revisions\/60721"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60720"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60719"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60719"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60719"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}