{"id":61565,"date":"2026-04-12T02:58:45","date_gmt":"2026-04-12T02:58:45","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=61565"},"modified":"2026-04-12T02:58:45","modified_gmt":"2026-04-12T02:58:45","slug":"ditinggal-pemerintah-warga-lot-kala-patungan-perbaiki-jalan-rusak-pasca-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2026\/04\/12\/ditinggal-pemerintah-warga-lot-kala-patungan-perbaiki-jalan-rusak-pasca-bencana\/","title":{"rendered":"Ditinggal Pemerintah, Warga Lot Kala Patungan Perbaiki Jalan Rusak Pasca Bencana"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Takengon<\/span><\/span> \u2013 Frustrasi menunggu janji pemerintah, warga Desa Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, turun tangan memperbaiki jalan desa yang rusak parah pasca bencana.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tak hanya mengandalkan tenaga, warga bahkan rela patungan mengumpulkan uang dari rumah ke rumah untuk membeli material timbunan. Aksi gotong royong ini digelar pada Minggu, 12 April 2026, agar akses jalan bisa kembali dilalui.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tokoh masyarakat, Fadli Adha, menegaskan bahwa kerusakan jalan ini sudah lama dikeluhkan namun tak kunjung ditangani.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cJalan ini rusak akibat bencana dan sudah lama kami suarakan. Karena pemerintah tak juga bergerak, warga sepakat patungan dan kerja bakti. Daripada menunggu yang tak pasti, lebih baik kami kerjakan sendiri,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut Fadli, dana swadaya dikumpulkan dari warga yang sebagian besar petani dan buruh harian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cIni uang dapur warga yang disisihkan. Ironis, di tengah sulitnya ekonomi, warga justru yang menanggung beban perbaikan jalan yang seharusnya jadi tanggung jawab pemerintah,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Nada kekecewaan warga tak terbendung. \u201cKami sudah muak berharap. Pemerintah daerah maupun desa bahkan melirik pun tidak mau, apalagi memperbaiki.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yang kami terima hanya janji-janji kosong, sementara kami hidup jauh dari kata sejahtera dan harus merogoh kocek sendiri,\u201d ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Fadli Adha menambahkan, jalan adalah urat nadi kehidupan desa. \u201cEkonomi macet, hasil tani tak bisa diangkut, anak sekolah terhambat, akses kesehatan tersendat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Semua lumpuh karena jalan. Ini hal vital, bukan pelengkap. Pemerintah harus paham itu,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Warga Desa Lot Kala mendesak agar perbaikan permanen segera masuk prioritas pembangunan daerah. \u201cCukup sudah janji-janji yang selalu dilontarkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Uang warga sudah keluar, tenaga sudah dikerahkan. Sekarang kami butuh aksi nyata dari pemerintah daerah, bukan lagi retorika,\u201d tutup Fadli Adha.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>*Kontak Media:*<\/p>\n<p>Nama: Fadli Adha<\/p>\n<p>Perwakilan Masyarakat Desa Lot Kala<\/p>\n<p>No. Hp: 081360063400<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Takengon \u2013 Frustrasi menunggu janji pemerintah, warga Desa Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, turun tangan memperbaiki jalan desa yang rusak parah pasca bencana. &nbsp; Tak hanya mengandalkan tenaga, warga bahkan rela patungan mengumpulkan uang dari rumah ke rumah untuk membeli material timbunan. Aksi gotong royong ini digelar pada Minggu, 12 April 2026, agar akses jalan bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":61566,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-61565","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61565","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61565"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61565\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61568,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61565\/revisions\/61568"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61566"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61565"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61565"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61565"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}