{"id":62301,"date":"2026-04-20T02:55:27","date_gmt":"2026-04-20T02:55:27","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=62301"},"modified":"2026-04-21T03:02:47","modified_gmt":"2026-04-21T03:02:47","slug":"pt-perkebunan-nusantara-iii-persero-dorong-ketahanan-pangan-dan-energi-melalui-program-pengembangan-dan-hilirisasi-ubi-kayu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2026\/04\/20\/pt-perkebunan-nusantara-iii-persero-dorong-ketahanan-pangan-dan-energi-melalui-program-pengembangan-dan-hilirisasi-ubi-kayu\/","title":{"rendered":"PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan dan Hilirisasi Ubi Kayu"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta<\/strong>, 20 April 2026 \u2013 PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus memperkuat perannya sebagai BUMN strategis dalam mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan\u00a0pangan dan energi nasional.<\/p>\n<p>Salah satu langkah konkret yang tengah dipersiapkan adalah pelaksanaan program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu.<\/p>\n<p>Program ini dirancang sebagai model pengembangan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pada sisi on farm, PTPN III (Persero) akan fokus pada optimalisasi lahan, penanaman dan peningkatan produktivitas, serta pengembangan varietas unggul ubi kayu yang adaptif dan memiliki produktivitas tinggi.<\/p>\n<p>Sementara pada sisi off farm, penguatan hilirisasi dilakukan melalui pengembangan industri pengolahan bioetanol melalui kolaborasi operasional dengan mitra pada fasilitas pabrik bioetanol di Lampung.<\/p>\n<p>Denaldy Mulino Mauna, Direktur Utama PTPN III (Persero) dalam sambutannya di acara kick off program hilirisasi di Kantor Holding Jakarta menyampaikan bahwa program ini merupakan\u00a0langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem agroindustri masa depan yang terintegrasi, produktif, dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Menurutnya, ubi kayu bukan hanya komoditas pertanian, tetapi memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus penopang kebutuhan nasional di sektor pangan dan energi.<\/p>\n<p>\u201cKami melihat ubi kayu sebagai komoditas strategis dengan potensi besar untuk pendukung\u00a0ketahanan energi dan pangan nasional. Karena itu, pengembangannya tidak cukup hanya berhenti pada budidaya, tetapi harus dibangun secara menyeluruh dari hulu sampai hilir. Kami ingin memastikan bahwa peningkatan produksi di tingkat kebun berjalan seiring dengan\u00a0kesiapan industri pengolahan, sehingga tercipta rantai nilai yang kuat, efisien dan\u00a0berkelanjutan.\u201d ujar beliau.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk komitmen perusahaan, pada tanggal 14\u201315 April 2026, Direktur Utama PTPN III (Persero) bersama jajaran terkait, melakukan rangkaian pertemuan strategis dengan berbagai\u00a0pemangku kepentingan di Provinsi Lampung untuk memastikan implementasi.<\/p>\n<p>Pertemuan tersebut melibatkan Gubernur Lampung, masyarakat petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani ubi Kayu Indonesia (PPUKI), serta mitra operasional PT Medco Ethanol\u00a0Lampung hingga kalangan akademisi di Universitas Lampung.<\/p>\n<p>Sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung diarahkan untuk memperkuat dukungan kebijakan daerah, percepatan ekosistem investasi, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.<\/p>\n<p>Sementara dialog dengan pelaku usaha dan asosiasi petani diharapkan\u00a0memperkuat rantai pasok bahan baku serta menciptakan pola kemitraan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan petani.<\/p>\n<p>Di bidang riset dan inovasi, kerja sama dengan Universitas Lampung yang akan didampingi oleh PT Riset Perkebunan Nusantara menjadi bagian penting dalam pengembangan varietas unggul serta penerapan teknologi budidaya modern, termasuk uji coba teknik peningkatan produktivitas dengan metode Mukibat.<\/p>\n<p>Pendekatan berbasis ilmu pengetahuan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Pengembangan pabrik bioetanol di Lampung juga diproyeksikan memberikan multiplier effect\u00a0yang luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja, tumbuhnya ekonomi wilayah, meningkatnya nilai tambah hasil pertanian, hingga terbentuknya ekosistem industri hijau berbasis sumber\u00a0daya lokal.<\/p>\n<p>Melalui program ini, PTPN III (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak pembangunan sektor agroindustri nasional, menghadirkan manfaat ekonomi bagi\u00a0masyarakat, sekaligus mendukung target besar Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi yang berkelanjutan sesuai dengan Astacita Presiden dan Wakil Presiden\u00a0Republik Indonesia.<\/p>\n<p><strong><em>Tentang PT Perkebunan Nusantara III (Persero)<\/em><\/strong><\/p>\n<p>PT Perkebunan Nusantara III (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berfokus pada pengelolaan sumber daya perkebunan secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Melalui Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2025-2029, PTPN Group berkomitmen meningkatkan nilai\u00a0bagi pemegang saham serta memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.<\/p>\n<p>Perusahaan secara aktif mendukung program strategis Pemerintah dalam ketahanan pangan dan energi dengan memacu produktivitas serta kapasitas produksi dalam negeri.<\/p>\n<p>Hal ini diwujudkan melalui penerapan budidaya berbasis teknologi (precision farming), perencanaan berbasis data,\u00a0percepatan hilirisasi komoditas terintegrasi, serta jalinan kemitraan solid bersama petani\u00a0plasma.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 20 April 2026 \u2013 PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus memperkuat perannya sebagai BUMN strategis dalam mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan\u00a0pangan dan energi nasional. Salah satu langkah konkret yang tengah dipersiapkan adalah pelaksanaan program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu. Program ini dirancang sebagai model pengembangan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pada sisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":62302,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,9],"tags":[388,1386,51,453],"class_list":["post-62301","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-jakarta","tag-ppuki","tag-ptpn-group","tag-ptpn-iii-persero"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62301","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62301"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62301\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62303,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62301\/revisions\/62303"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62302"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62301"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62301"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62301"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}