{"id":63803,"date":"2026-05-09T05:39:22","date_gmt":"2026-05-09T05:39:22","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=63803"},"modified":"2026-05-09T05:39:22","modified_gmt":"2026-05-09T05:39:22","slug":"lbh-mri-lawan-pinjol-ilegal-siap-bantu-masyarakat-secara-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2026\/05\/09\/lbh-mri-lawan-pinjol-ilegal-siap-bantu-masyarakat-secara-hukum\/","title":{"rendered":"LBH MRI : \u201cLawan Pinjol Ilegal\u201d, Siap Bantu Masyarakat Secara Hukum"},"content":{"rendered":"<p><strong>Makassar- <a href=\"http:\/\/a1news.co.id\">a1news.co.id<\/a> <\/strong>Maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang semakin meresahkan masyarakat, membuat Lembaga Bantuan Hukum Macan Rakyat Indonesia (<strong>LBH MRI<\/strong>) mengambil langkah tegas. Dengan Seruan bertajuk \u201cLawan Pinjol Ilegal\u201d, lembaga ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak diam dan berani melawan praktik keuangan yang merugikan tersebut, sekaligus menegaskan kesiapannya memberikan pendampingan hukum secara menyeluruh.<em><strong>08\/05\/2026<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Seruan ini disebarluaskan melalui materi sosialisasi yang memuat pesan-pesan penting dan langkah nyata yang harus diambil warga masyarakat saat menjadi korban atau menemukan praktik pinjol ilegal.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam materi tersebut, ditegaskan bahwa pinjol ilegal adalah ancaman serius bagi keamanan finansial dan ketenangan hidup rumah tangga, sehingga tidak boleh dibiarkan.<\/p>\n<p>\u201cJangan diam! Lawan bersama, lindungi diri dan keluarga!\u201d begitu bunyi pesan utama dalam Seruan tersebut. <strong>LBH MRI<\/strong> mengingatkan, setiap warga yang mengalami masalah dengan pinjol ilegal wajib melakukan langkah awal: menyimpan seluruh bukti percakapan, pesan, maupun transaksi sebagai dasar bukti hukum yang sah.<\/p>\n<p>Selain itu, masyarakat juga diarahkan untuk segera melaporkan kasus yang dialami ke instansi berwenang, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pihak kepolisian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cLaporkan ke OJK\u201d dan \u201cLaporkan ke Pihak Berwajib\u201d serta ajakan \u201cJangan Ragu!\u201d menjadi penekanan agar korban tidak takut atau malu untuk mencari keadilan.<\/p>\n<p>Ketua <strong>LBH MRI<\/strong> <strong>Jumadi Mansyur, SH.<\/strong> menyampaikan bahwa kehadiran lembaganya di tengah masyarakat adalah bentuk komitmen mewujudkan keadilan bagi semua pihak, terutama kalangan masyarakat kecil yang kerap menjadi sasaran empuk praktik pinjol ilegal.<\/p>\n<p>\u201cKami sadar banyak masyarakat yang terjebak, terancam, bahkan mengalami tekanan psikologis akibat penagihan yang tidak manusiawi. <strong>LBH MRI<\/strong> siap hadir, mendampingi, dan memberikan bantuan hukum penuh agar hak-hak masyarakat terlindungi dan pelaku tindak pidana keuangan ini dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pihaknya berharap Seruan ini tidak hanya menjadi seruan semata, tapi juga membangun kesadaran kolektif. Masyarakat diimbau untuk lebih teliti memilih layanan keuangan, hanya menggunakan jasa keuangan yang terdaftar dan diawasi negara, serta segera berkonsultasi ke LBH MRI jika menghadapi tekanan atau ancaman dari pihak pinjol ilegal.<\/p>\n<p>Dengan semboyan \u201cKeadilan Untuk Semua\u201d, LBH MRI menegaskan akan terus berjuang melindungi masyarakat dari jeratan utang yang tidak adil dan praktik kejahatan keuangan digital yang merugikan.tutupnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>***<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Makassar- a1news.co.id Maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang semakin meresahkan masyarakat, membuat Lembaga Bantuan Hukum Macan Rakyat Indonesia (LBH MRI) mengambil langkah tegas. Dengan Seruan bertajuk \u201cLawan Pinjol Ilegal\u201d, lembaga ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak diam dan berani melawan praktik keuangan yang merugikan tersebut, sekaligus menegaskan kesiapannya memberikan pendampingan hukum secara menyeluruh.08\/05\/2026 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":63808,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[1456],"class_list":["post-63803","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-lbh-mri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63803","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63803"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63803\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63809,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63803\/revisions\/63809"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63808"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63803"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63803"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63803"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}