 {"id":67456,"date":"2026-06-22T05:46:14","date_gmt":"2026-06-22T05:46:14","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=67456"},"modified":"2026-06-22T05:46:14","modified_gmt":"2026-06-22T05:46:14","slug":"polsek-kuala-kampar-monitoring-tanaman-jagung-pipil-untuk-dukung-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2026\/06\/22\/polsek-kuala-kampar-monitoring-tanaman-jagung-pipil-untuk-dukung-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Polsek Kuala Kampar Monitoring Tanaman Jagung Pipil untuk Dukung Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #993366;\">A1news.co.id<\/span> | <span style=\"color: #ff0000;\">RIAU<\/span> ||<\/strong>Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, personel Polsek Kuala Kampar, Polres Pelalawan, Polda Riau melakukan monitoring tanaman jagung pipil di Desa Sungai Solok, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Senin, 22 Juni 2026.<\/p>\n<p>Kegiatan monitoring dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang dikelola masyarakat serta memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai harapan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap upaya peningkatan produksi pangan di wilayah pedesaan.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Kuala Kampar meninjau langsung kondisi tanaman jagung pipil dan berdialog dengan petani mengenai perawatan tanaman, pertumbuhan, serta kendala yang dihadapi selama masa budidaya.<\/p>\n<p>Kapolsek Kuala Kampar AKP Rian Onel, S.H., M.H mengatakan, bahwa keterlibatan kepolisian dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cMonitoring ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus mengoptimalkan lahan yang dimiliki guna mendukung ketahanan pangan daerah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkala, diharapkan tanaman jagung pipil di Desa Sungai Solok dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil panen yang maksimal.<\/p>\n<p>Keberhasilan program tersebut diharapkan mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan masyarakat serta meningkatkan perekonomian warga setempat.<br \/>\nSelama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id | RIAU ||Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, personel Polsek Kuala Kampar, Polres Pelalawan, Polda Riau melakukan monitoring tanaman jagung pipil di Desa Sungai Solok, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Senin, 22 Juni 2026. Kegiatan monitoring dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang dikelola masyarakat serta memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai harapan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap upaya peningkatan produksi pangan di wilayah pedesaan. Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Kuala Kampar meninjau langsung kondisi tanaman jagung pipil dan berdialog dengan petani mengenai perawatan tanaman, pertumbuhan, serta kendala yang dihadapi selama masa budidaya. Kapolsek Kuala Kampar AKP Rian Onel, S.H., M.H mengatakan, bahwa keterlibatan kepolisian dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. \u201cMonitoring ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus mengoptimalkan lahan yang dimiliki guna mendukung ketahanan pangan daerah,\u201d ujarnya. Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkala, diharapkan tanaman jagung pipil di Desa Sungai Solok dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil panen yang maksimal. Keberhasilan program tersebut diharapkan mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan masyarakat serta meningkatkan perekonomian warga setempat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":67457,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-67456","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67456","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67456"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67456\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67459,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67456\/revisions\/67459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67457"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67456"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67456"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67456"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}