 {"id":67521,"date":"2026-06-23T05:50:23","date_gmt":"2026-06-23T05:50:23","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=67521"},"modified":"2026-06-23T05:50:23","modified_gmt":"2026-06-23T05:50:23","slug":"diduga-sengketa-lahan-berujung-pemukulan-warga-singkohor-laporkan-kejadian-ke-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2026\/06\/23\/diduga-sengketa-lahan-berujung-pemukulan-warga-singkohor-laporkan-kejadian-ke-polisi\/","title":{"rendered":"Diduga Sengketa Lahan Berujung Pemukulan, Warga Singkohor Laporkan Kejadian Ke Polisi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\"><em><strong>A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Aceh Singkil<\/span><\/strong><\/em><\/span>\u00a0\u2013 Dugaan tindak pidana pemukulan dilaporkan terjadi di kawasan Kilometer 17, wilayah hutan produksi yang berada di Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Senin (14\/6\/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Korban yang diketahui bernama Ceming, warga Desa Singkohor, melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden bermula saat seorang pria bernama Sabar mendatangi lokasi lahan yang sedang dibuka masyarakat untuk kegiatan pertanian dalam rangka mendukung program ketahanan pangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sabar diduga keberatan terhadap aktivitas pembukaan lahan tersebut karena mengklaim area yang sedang dikerjakan merupakan milik ayahnya, Makdin.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Perselisihan antara para pihak kemudian terjadi di lokasi. Dalam kejadian itu, Ceming diduga menjadi korban pemukulan. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi, di antaranya Muarif dan Abdul Gunawan, disebut mengetahui peristiwa tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kasus ini telah dilaporkan kepada Polsek Singkohor dan saat ini sedang dalam proses penanganan pihak kepolisian. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa penyelidikan dilakukan oleh unit Reserse Kriminal di bawah jajaran Polres Aceh Singkil.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara tersebut secara profesional, objektif, dan transparan sehingga fakta yang sebenarnya dapat terungkap serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil penyelidikan maupun tanggapan dari pihak yang disebut dalam laporan tersebut. (EW)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Aceh Singkil\u00a0\u2013 Dugaan tindak pidana pemukulan dilaporkan terjadi di kawasan Kilometer 17, wilayah hutan produksi yang berada di Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Senin (14\/6\/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. &nbsp; Korban yang diketahui bernama Ceming, warga Desa Singkohor, melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. &nbsp; Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden bermula saat seorang pria bernama Sabar mendatangi lokasi lahan yang sedang dibuka masyarakat untuk kegiatan pertanian dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. &nbsp; Sabar diduga keberatan terhadap aktivitas pembukaan lahan tersebut karena mengklaim area yang sedang dikerjakan merupakan milik ayahnya, Makdin. &nbsp; Perselisihan antara para pihak kemudian terjadi di lokasi. Dalam kejadian itu, Ceming diduga menjadi korban pemukulan. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi, di antaranya Muarif dan Abdul Gunawan, disebut mengetahui peristiwa tersebut. &nbsp; Kasus ini telah dilaporkan kepada Polsek Singkohor dan saat ini sedang dalam proses penanganan pihak kepolisian. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa penyelidikan dilakukan oleh unit Reserse Kriminal di bawah jajaran Polres Aceh Singkil. &nbsp; Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara tersebut secara profesional, objektif, dan transparan sehingga fakta yang sebenarnya dapat terungkap serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":67522,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-67521","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67521","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67521"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67521\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67524,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67521\/revisions\/67524"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67522"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67521"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67521"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67521"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}