 {"id":67785,"date":"2026-06-26T09:48:58","date_gmt":"2026-06-26T09:48:58","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=67785"},"modified":"2026-06-26T09:48:58","modified_gmt":"2026-06-26T09:48:58","slug":"bhabinkamtibmas-polsek-siak-hulu-cek-perkembangan-jagung-pipil-program-ketahanan-pangan-di-lahan-koppsa-m","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2026\/06\/26\/bhabinkamtibmas-polsek-siak-hulu-cek-perkembangan-jagung-pipil-program-ketahanan-pangan-di-lahan-koppsa-m\/","title":{"rendered":"Bhabinkamtibmas Polsek Siak Hulu Cek Perkembangan Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan di Lahan KOPPSA-M"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #993366;\">A1news.co.id<\/span> | <span style=\"color: #ff0000;\">RIAU<\/span> ||<\/strong>Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Baru Polsek Siak Hulu, Aiptu Ady Suryono, melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil Kuartal II di lahan milik Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPPSA-M), Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Jumat (26\/6\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung yang ditanam melalui kerja sama Polsek Siak Hulu dengan KOPPSA-M sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan tahun 2026.<\/p>\n<p>Lahan seluas 10 hektare tersebut ditanami jagung pipil dengan pola tanam monokultur menggunakan 160 kilogram bibit. Tanaman yang ditanam sejak 9 Mei 2026 kini berusia sekitar 40 hari dengan kondisi lahan yang baik dan bebas banjir. Panen diperkirakan akan dilaksanakan pada 19 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Dari hasil pengecekan di lapangan, para petani terlihat aktif melakukan berbagai upaya perawatan tanaman, di antaranya memasang tiang pagar jaring sebagai antisipasi gangguan hama monyet, melakukan penyisipan terhadap tanaman yang tidak tumbuh, memberikan pupuk urea, serta melaksanakan pembumbunan dan pembersihan gulma guna mendukung pertumbuhan tanaman.<\/p>\n<p>Meski demikian, masih ditemukan sebagian tanaman yang tumbuh kerdil akibat minimnya curah hujan pada awal masa tanam. Petani terus melakukan perawatan intensif agar pertumbuhan tanaman dapat kembali optimal.<\/p>\n<p>Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar terus menjaga sinergitas dengan Polri serta mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa untuk bersama-sama mendukung program ketahanan pangan sebagai salah satu implementasi Program Asta Cita Pemerintah.<\/p>\n<p>Kapolsek Siak Hulu menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan program penanaman jagung berjalan dengan baik hingga masa panen, sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id | RIAU ||Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Baru Polsek Siak Hulu, Aiptu Ady Suryono, melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil Kuartal II di lahan milik Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPPSA-M), Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Jumat (26\/6\/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung yang ditanam melalui kerja sama Polsek Siak Hulu dengan KOPPSA-M sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan tahun 2026. Lahan seluas 10 hektare tersebut ditanami jagung pipil dengan pola tanam monokultur menggunakan 160 kilogram bibit. Tanaman yang ditanam sejak 9 Mei 2026 kini berusia sekitar 40 hari dengan kondisi lahan yang baik dan bebas banjir. Panen diperkirakan akan dilaksanakan pada 19 Agustus 2026. Dari hasil pengecekan di lapangan, para petani terlihat aktif melakukan berbagai upaya perawatan tanaman, di antaranya memasang tiang pagar jaring sebagai antisipasi gangguan hama monyet, melakukan penyisipan terhadap tanaman yang tidak tumbuh, memberikan pupuk urea, serta melaksanakan pembumbunan dan pembersihan gulma guna mendukung pertumbuhan tanaman. Meski demikian, masih ditemukan sebagian tanaman yang tumbuh kerdil akibat minimnya curah hujan pada awal masa tanam. Petani terus melakukan perawatan intensif agar pertumbuhan tanaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":67786,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-67785","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67785","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67785"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67785\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67787,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67785\/revisions\/67787"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67786"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67785"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67785"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67785"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}