 {"id":68019,"date":"2026-06-30T06:24:36","date_gmt":"2026-06-30T06:24:36","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=68019"},"modified":"2026-06-30T06:24:36","modified_gmt":"2026-06-30T06:24:36","slug":"dukung-ketahanan-pangan-polsek-ukui-monitoring-budidaya-melon-milik-bumdes-desa-air-emas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2026\/06\/30\/dukung-ketahanan-pangan-polsek-ukui-monitoring-budidaya-melon-milik-bumdes-desa-air-emas\/","title":{"rendered":"Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Ukui Monitoring Budidaya Melon Milik BUMDes Desa Air Emas"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #993366;\">A1news.co.id<\/span> | <span style=\"color: #ff0000;\">RIAU<\/span> ||<\/strong>Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran kepolisian. Polsek Ukui melaksanakan kegiatan monitoring terhadap lahan budidaya buah melon milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Air Emas sebagai bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (29\/6\/2026) sekitar pukul 11.45 WIB di lahan BUMDes Desa Air Emas, RT 001\/RW 001, Dusun 01, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Monitoring dilakukan untuk memastikan pengelolaan lahan pertanian berjalan dengan baik serta mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di tingkat desa.<\/p>\n<p>Lahan budidaya melon yang dimonitor memiliki luas sekitar 50 x 120 meter. Pengelolaannya merupakan hasil kerja sama antara BUMDes Desa Air Emas dengan Hanafi, dengan pembiayaan yang berasal dari BUMDes bersama Pemerintah Desa Air Emas.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan ini, Polsek Ukui menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan. Kehadiran aparat kepolisian diharapkan mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengembangkan potensi pertanian yang produktif dan bernilai ekonomi.<\/p>\n<p>Selain sebagai bentuk pendampingan, monitoring juga bertujuan memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai harapan serta memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, masyarakat, dan kepolisian menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemandirian pangan di wilayah Kecamatan Ukui.<\/p>\n<p>Kegiatan monitoring berakhir sekitar pukul 12.45 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id | RIAU ||Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran kepolisian. Polsek Ukui melaksanakan kegiatan monitoring terhadap lahan budidaya buah melon milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Air Emas sebagai bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (29\/6\/2026) sekitar pukul 11.45 WIB di lahan BUMDes Desa Air Emas, RT 001\/RW 001, Dusun 01, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Monitoring dilakukan untuk memastikan pengelolaan lahan pertanian berjalan dengan baik serta mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di tingkat desa. Lahan budidaya melon yang dimonitor memiliki luas sekitar 50 x 120 meter. Pengelolaannya merupakan hasil kerja sama antara BUMDes Desa Air Emas dengan Hanafi, dengan pembiayaan yang berasal dari BUMDes bersama Pemerintah Desa Air Emas. Melalui kegiatan ini, Polsek Ukui menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan. Kehadiran aparat kepolisian diharapkan mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengembangkan potensi pertanian yang produktif dan bernilai ekonomi. Selain sebagai bentuk pendampingan, monitoring juga bertujuan memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai harapan serta memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, masyarakat, dan kepolisian menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemandirian pangan di wilayah Kecamatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":68020,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-68019","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68019","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68019"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68019\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68022,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68019\/revisions\/68022"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68020"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68019"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68019"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68019"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}