{"id":8816,"date":"2024-05-01T02:06:20","date_gmt":"2024-05-01T02:06:20","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=8816"},"modified":"2024-05-01T02:06:20","modified_gmt":"2024-05-01T02:06:20","slug":"mengenal-sosok-abu-ubaidah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2024\/05\/01\/mengenal-sosok-abu-ubaidah\/","title":{"rendered":"Mengenal Sosok Abu Ubaidah\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Aceh Singkil<\/span><\/span>&#8211; Jaman jahiliah dikenal penuh kemungkaran, kemaksiatan dan kebiadapan moral manusia Quraisy.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Begitu lah kehidupan yang di alami oleh Abu Ubaidah bin Jarrah tidak lain adalah Amir bin Abdullah bin Jarrah sebelum memeluk agama Islam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pada suatu hari ia mendengar para pemuka Quraisy sedang membicarakan tentang kerasulan Nabi Muhammad bin Abdullah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Setelah mendengar berita itu Abu Ubaidah terkesan dan ingin segera menemui Abu Bakar sahabat nya untuk menanyakan berita tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Untuk menyampaikan niat nya Abu Ubaidah bertemu terlebih dahulu dengan Abu Bakar dan mendapatkan penjelasan panjang lebar tentang Nabi Muhammad SAW dan agama yang di bawanya. Namun sebelum nya ia berjanji akan bertemu lagi pada malam berikutnya dan bersama &#8211; sama akan menemui Nabi Muhammad SAW dirumah nya guna menyatakan keislaman nya dihadapan beliau.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dihadapan Nabi Muhammad SAW dan menyatakan masuk islam dengan ucapan nya mengucapkan &#8221; Aku bersaksi tidak ada Tuhan yang patut di sembah melainkan hanya Allah, dan sesungguhnya engkau Ya Muhammad adalah utusan Allah&#8221;, ucap Abu Ubaidah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Setelah itu, Rasulullah SAW memeluknya dengan penuh kasih sayang dalam waktu yang cukup lama. Selanjutnya beliau memberikan peringatan dan penjelasan kepadanya tentang agama yang dibawanya dan Abu Ubaidah sendiri memperhatikannya dengan penuh konsentrasi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Abu Ubaidah Setelah Masuk Islam<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Setelah Abu Ubaidah menjadi pengikut Nabi yang setia, ia mendapati perlawanan yang keras dari kaum kafir Quraisy terutama dari kerabat dan orang tua nya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Atas kemauan nya sendiri Abu Ubaidah, tetap tegar dan teguh pendirian menghadapi nya. Bahkan hal itu menjadikan keyakinan nya semakin kokoh tak tergoyahkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketika kaum kafir Quraisy memblokade hubungan nya dengan Bani Hasyim dan Bani Abdul Muththalib sebab kerasulan Muhammad SAW, Abu Ubaidah termasuk salah seorang dari kaum muslimin yang tetap sabar menghadapi segala penderitaan dan turut merasakan kelaparan karena sulitnya bahan makanan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketika kaum muslimin di Mekkah sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan kaum kafir Quraisy, maka Rasulullah memerintah kan kepada para pengikutnya untuk hijrah ke negeri Habsyi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Begitu juga ketika Rasulullah SAW memerintah kan kepada para pengikutnya untuk menyelamatkan aqidah nya dengan hijrah ke negri Yastrib . Maka ia pun meminta izin untuk ikut berhijrah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Setibanya di Madinah, ia si persaudarakan dengan sahabat Anshor yang bernama Sa&#8217;ad bin Mu&#8217;adz. Dan di Madinah inilah Abu Ubaidah dapat menjalankan ibadah sesuai dengan aqidah nya dengan aman dan berdampingan dengan kaum muslimin lain nya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Perjuangan Abu Ubaidah<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Abu Ubaidah Adalah termasuk pilar dakwah yang gagah, pemberani, dan arif bijaksana. Ia selalu mengikuti setiap peperangan yang dilaksanakan oleh Rasulullah SAW. Ia tampil sebagai pejuang berkuda yang sulit di kalahkan dan di takuti oleh lawan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketika terjadi perang Badar , ia sebagai pejuang yang gagah berani laksana singa kelaparan membabat habis setiap musuh yang menghadang nya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Demikian pula ketika terjadi perang Uhud, Abu Ubaidah adalah termasuk salah satu dari sekian banyak sahabat yang tetap setia mendampingi dan melindungi Rasulullah SAW dari segala serangan kaum kafir Quraisy.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Memang, dalam perang Uhud ini kaum muslimin mendapat kekalahan yang sangat pahit tak terlupakan sepanjang sejarah Islam. Dalam sebuah riwayat yang bersumber dari Abu Bakar r.a telah di terangkan tentang jasa-jasa Abu Ubaidah sebagai berikut:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketika terjadi perang Uhud, Rasulullah SAW terkena pecahan penutup kepala yang terbuat dari besi. Akibat serangan anak panah kaum kafir Quraisy, tepat pada rahang di dua tempat dari wajah beliau terus bercucuran darah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Abu Bakar berusaha mendekati Rasulullah SAW tetapi sudah di dahului oleh orang yang berlari bagaikan kilat yang menyambar dari arah timur. Terus terang pada saat itu aku merasa khawatir, kalau yang datang dari pihak musuh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Abu Bakar lalu berdo&#8217;a kepada Allah &#8221; Mudah-mudahan orang itu adalah orang yang patuh kepada Rasulullah SAW &#8220;. Setelah aku sampai di samping Rasulullah, barulah aku tau bahwa yang datang adalah Abu Ubaidah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dia lalu mencabuti lempengan besi yang menancap pada dua sisi rahang depannya. Setelah berhasil, Abu Ubaidah terjatuh ternyata kedua gigi atas dan bawah nya tanggal.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Maka sejak saat itu ia dikenal sebagai si ompong di kalangan kaum muslimin. Disamping itu Abu Ubaidah adalah seorang sahabat nabi yang di percaya.Terbukti dengan diutusnya beliau untuk mengajarkan Islam kepada masyarakat Najran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kemungkinan beliau diangkat sebagai panglima perang untuk membantu Amru bin Ash dalam pertempuran &#8221; Dzatil Salasil&#8221; , padahal dalam barisan itu terdapat pula Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Maka patutlah ia mendapat gelar &#8221; Amiinul Ummah &#8221; (Kepercayaan Umat) dari Rasulullah SAW.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jasa besar Abu Ubaidah bagi perkembangan dan jayanya agama Islam adalah beliau berhasil menaklukkan negeri Syam yang lebih dikenal kenal dengan &#8221; Peperangan Yarmuk&#8221; melawan bangsa Romawi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dari sinilah nama Abu Ubaidah mulai terkenal dan tenar dimana-mana, karena kearifan dan kebijaksanaan beliau. Namun hal itu tidak menjadi kan nya sombong kepada setiap orang, melainkan membuat nya semakin rendah hativdan Zuhud terhadap kehidupan duniawi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Akhir Hayat Abu Ubaidah<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Setelah sekian lama berjuang dan menegakkan dan menyiarkan agama Islam, dengan takdir Allah SWT Abu Ubaidah bin Jarrah meninggal dunia di negeri Urdun karena sakit.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Berita wafatnya Abu Ubaidah itu akhirnya sampai pula kepada Khalifah umar bin Khattab, ketika mendengar berita itu bukan kepalang terkejut nya hati Umar , bahkan beliau merasa sangat kehilangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jenazah Abu Ubaidah di makamkan di tempat yang pernah di taklukkan nya dari bangsa Persia dan Romawi di wilayah negeri Syam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Referensi Ust. Labib Mz dan Ust. M Ridlo&#8217;i di terbitkan oleh gali ilmu Surabaya.(Irfan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Aceh Singkil&#8211; Jaman jahiliah dikenal penuh kemungkaran, kemaksiatan dan kebiadapan moral manusia Quraisy. &nbsp; Begitu lah kehidupan yang di alami oleh Abu Ubaidah bin Jarrah tidak lain adalah Amir bin Abdullah bin Jarrah sebelum memeluk agama Islam. &nbsp; Pada suatu hari ia mendengar para pemuka Quraisy sedang membicarakan tentang kerasulan Nabi Muhammad bin Abdullah. &nbsp; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8817,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-8816","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8816","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8816"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8816\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8818,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8816\/revisions\/8818"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8817"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8816"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8816"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8816"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}