{"id":9257,"date":"2024-05-13T06:57:26","date_gmt":"2024-05-13T06:57:26","guid":{"rendered":"https:\/\/a1news.co.id\/?p=9257"},"modified":"2024-05-13T06:57:26","modified_gmt":"2024-05-13T06:57:26","slug":"wakil-ketua-dpr-d-dki-diduga-terlibat-kasus-tanah-munjul-cic-minta-kpk-usut-hingga-tuntas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/2024\/05\/13\/wakil-ketua-dpr-d-dki-diduga-terlibat-kasus-tanah-munjul-cic-minta-kpk-usut-hingga-tuntas\/","title":{"rendered":"Wakil Ketua DPR-D DKI Diduga Terlibat Kasus Tanah Munjul, CIC Minta KPK Usut Hingga Tuntas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\">A1news.co.id|<span style=\"color: #ff0000;\">Jakarta<\/span><\/span>&#8211; Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee (DPP-CIC) meminta pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mendalami dugaan keterlibatan enam anggota DPR-D DKI, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur, yang sudah lama bergulir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bahkan dalam persidangan perkara ini, ada enam anggota DPR-D DKI disebut-sebut meminta percepatan pencairan dana pengadaan tanah ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), namun kasus yang diduga melibatkan Misan Samsuri. SE&#8221;Jalan&#8221; ditempat. Sebut Raden Bambang Ketum CIC<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam persidangan yang digelar oleh Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, beberapa silam, pihak jaksa sudah pernah membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Kepala BPKD DKI Jakarta Edi Sumantri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Seterusnya Edi Sumantri dihadirkan sebagai saksi,dengan terdakwa mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan. Tambahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketua Umum DPP CIC Raden Bambang. SS menegaskan, &#8221; Lembaga KPK diminta segera usut tuntas kasus ini,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dimana dalam persidangan saksi pernah mengungkapkan beberapa oknum anggota DPR-D DKI mendesak agar anggaran tersebut cepat direalisasikan,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bahkan oknum anggota DPR-D DKI yang diduga terlibat diantaranya, politikus PDI-P, Cinta Mega dari Komisi C DPRD DKI Jakarta. Kemudian, pada 2019 dan 2020,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta dari PKB Yusuf; anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Andyka; mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari PKS Abdurrahman Suhaimi; Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Jamaluddin;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Serta Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekarang H. Misan Samsuri.SE, &#8220;tegas Raden Bambang. SS Senin 13-5-2024 kepada wartawan di KPK Gudang Merah Putih Kuningan Jakarta.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketua Umum DPP CIC Raden Bambang. SS yang didampingi oleh Sekjen DPP CIC DJ Sembiring mengungkapkan, &#8221; Kami (CIC) akan melaporkan kasus ini ke KPK, Kejagung dan Polri agar dapat diusut dengan tuntas. Dan yang terlibat segera diproses secara hukum yang berlaku, &#8221; Ujar Ketum DPP CIC.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hal senanda dipaparkan DJ Sembiring Sekretaris Jenderal DPP CIC mengatakan, &#8221; CIC akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, karena masih ada dugaaan yang terlibat oknum anggota DPR-D DKI yang masih bebas berkeliaran menghirup udara segar,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pada hal sudah jelas dalam persidangan diungkapkan para saksi pada sidang, untuk itu CIC dengan tegas meminta KPK, Kejagung dan Polri segera menyidik kembali kasus ini, &#8220;pungkas DJ Sembiring.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Apa lagi H. Misan Samsuri. SE sudah menjadi anggota DPR-D DKI empat (empat ) periode, benarkah sosok H. misan Samsuri orang bersih? Tanya.R.Bambang. (AR)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A1news.co.id|Jakarta&#8211; Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee (DPP-CIC) meminta pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mendalami dugaan keterlibatan enam anggota DPR-D DKI, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur, yang sudah lama bergulir. &nbsp; Bahkan dalam persidangan perkara ini, ada enam anggota DPR-D DKI disebut-sebut meminta percepatan pencairan dana pengadaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9258,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-9257","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9257","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9257"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9257\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9259,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9257\/revisions\/9259"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9258"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a1news.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}