A1news.co.id|Palembang– Peringatan Haul ke IV KH Muhammad Mudarris SM bakal dihadiri Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dan Habib Jindan bin Novel.
“Puncak peringatan Haul ke IV KH Muhammad Mudarris SM, pendiri Pondok Pesantren Sabilul Hasanah, Purwosari, Mainan, Banyuasin Sumsel digelar Selasa,(23/07/2024).
“Haul ke IV KH Muhammad Mudarris SM, akan dihadiri ribuan tamu undangan berasal dari berbagai daerah di Indonesia khususnya Sumsel.
“Bahkan, tahun ini Haul ke IV KH Muhammad Mudarris SM akan dihadiri sosok ulama kharismatik Tanah Air yakni, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dan Habib Jindan bin Novel.
“KH Muhammad Mudarris SM merupakan sosok ulama sekaligus pendiri Pondok Pesantren Sabilul Hasanah, Banyuasin Sumatera Selatan.
“KH Muhammad Mudarris SM sampai saat ini masih menjadi figure utama / sentral bagi Pondok Pesantren Sabilul Hasanah.
“Dilansir dari berbagai sumber, KH Muhammad Mudarris SM dilahirkan di Ponorogo Jawa Timur, pada tanggal 12 Januari 1952.
“Ayah KH Muhammad Mudarris yakni KH Moh Sholeh Imam Kurmain keturunan Kyai Besar “Kyai Hasan Besari” Tegalsari Ponorogo.
“KH. Muhammad Mudarris SM banyak menghabiskan waktunya untuk menimba ilmu di berbagai Pondok Pesantren yang menyebar di Pulau Jawa.
“Tidak kurang dari enam Pondok Pesantren yang pernah dimukiminya untuk mencari ilmu keagamaan selama lebih dari 15 Tahun.
“Diantaranya, Pondok Pesantren Gontor, Pondok Pesantren Hudatul Muna Jetis, Pondok Pesantren Durisawo Ponorogo.
“Pondok Pesantren Rembang (KH. Baidlowi dan KH. Bisri Musthofa), Pondok Pesantren Tebuireng, Pondok Pesantren Manbaul Adhim Nganjuk dan sebagainya.
“Selanjutnya, KH Muhammad Mudarris SM menyelesaikan studinya di Pesantren sampai pada jenjang Sarjana Muda dalam bidang Da’wah di UNSURI/UNU Ponorogo.
“Atas dorongan dari Mbah KH. Imam Muhadi (Alm) Baron Nganjuk, KH Muhammad Mudarris SM merantau ke Pulau Sumatera, tepatnya di Kota Palembang, dan mendirikan juga Pondok di Banyuasin.
“Hijrahnya KH Muhammad Mudarris SM untuk mengamalkan ilmu yang telah dimilikinya seraya melakukan usaha ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Dari pengalaman di dunia usaha itulah, KH Muhammad Mudarris SM mendapatkan keahlian dalam bidang kontruksi bangunan.
“KH Muhammad Mudarris SM Pernah menjadi Kontraktor dan Konsultan Teknik Swasta) dan meubelair.
“Di tahun 1976, KH Muhammad Mudarris SM mempersunting Siti Nurjannah dari keturunan Sultan Demak.
“Dari pernikahan tersebut, KH Muhammad Mudarris SM memiliki 10 orang anak diantaranya tiga laki-laki dan tujuh perempuan.(Ah)






















