A1news.co.id|Blangkejeren– Kabupaten Gayo Lues adalah salah satu kabupaten yang ikut serta dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Mitra Pembiayaan Syariah di Yogyakarta pada 13-15 November 2024.
Dari seluruh Aceh, hanya dua koperasi yang turut serta dalam acara tersebut. Salah satunya adalah Kabupaten Gayo Lues yang diwakili oleh Ketua dan Sekretaris Koperasi Konsumen Wanita Tawar Sejuk, informasi ini disampaikan Staf operasional Rasydin Baskay.kepada awak media A1.new.co.id pada Jum’at (15/11/2024).

Partisipasi Kabupaten Gayo Lues dalam acara tersebut menjadi indikasi kuat tentang komitmen mereka terhadap pembiayaan syariah.
Dengan hanya sedikitnya koperasi yang hadir dari seluruh Aceh, hal ini menunjukkan tingginya kesadaran di Kabupaten Gayo Lues akan pentingnya koordinasi dan evaluasi dalam konteks pembiayaan yang berlandaskan syariah.
Kehadiran Ketua Koperasi Konsumen Wanita Tawar Sejuk, Ir. Rusmiati, dan Sekretaris Desi Nelia Sunda dalam acara tersebut mencerminkan peranan penting Koperasi Konsumen Wanita Tawar Sejuk di Kabupaten Gayo Lues dalam pengembangan ekonomi lokal.
Dengan keterlibatan aktif dari koperasi ini, dapat diharapkan adanya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di Kabupaten Gayo Lues.
Mendukung keberlangsungan pemberdayaan ekonomi di daerah Gayo Lues, penting untuk terus mendorong partisipasi koperasi keuangan syariah agar dapat terlibat aktif dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan demikian, Kabupaten Gayo Lues memiliki peluang yang besar untuk terus maju dalam implementasi pembiayaan syariah sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Melalui keikutsertaan Koperasi Konsumen Wanita Tawar Sejuk dalam acara penting seperti Rapat Koordinasi dan Evaluasi Mitra Pembiayaan Syariah, Kabupaten Gayo Lues menunjukkan diri sebagai pelaku yang berkomitmen dan bertanggung jawab dalam mengembangkan sektor ekonomi berbasis syariah.
Diharapkan upaya ini tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi landasan kokoh bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di masa depan.(SH)






















