Kota Langsa – Guna tingkatkan keterampilan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Langsa menggelar program pelatihan kemandirian melalui life skill pembuatan roti bagi warga belajar PKBM Lapas Narkotika Langsa.
Kegiatan berlangsung di Aula Binadik Giatja Lapas Narkotika Langsa, Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Sei Lueng, Kecamatan Langsa Timur, diikuti oleh 20 peserta warga binaan, Sabtu (01/02/2025).
Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan dipandu oleh dua instruktur berpengalaman, Nahriza dan Rosina Zahara. Memberikan bimbingan langsung kepada para peserta, yang berfokus pada teknik pembuatan roti dengan berbagai varian.
Pada hari terakhir pelatihan, Ketua PIPAS Cabang Lapas Narkotika Langsa, Ny. Mona Machda, bersama anggotanya tampak membagikan 600 bungkus roti hasil pelatihan kepada perwakilan blok kamar warga binaan dan pegawai Lapas.
“Pembagian roti ini menjadi simbol nyata dari keterampilan yang telah dikuasai oleh para warga binaan selama pelatihan,” ucap Mona.
Sementara, Kalapas Narkotika Langsa, Machda Landasny, menyampaikan harapan besar melalui program ini akan menjadi bekal kelak pada warga binaan ketika kembali ke masyarakat.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga bisa memanfaatkan keterampilan tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup mereka setelah kembali ke masyarakat,” harap Machda.
Lebih lanjut, Machda menambahkan, sebagai bagian dari program ini, hasil keterampilan yang diperoleh selama pelatihan rencananya akan dikerjakan oleh warga binaan untuk pembuatan roti di dalam lapas dan selanjutnya akan menjadi bahan konsumsi ekstra fooding mereka pada bulan puasa mendatang.
“Insya Allah kita akan tingkatkan usaha ekonomi produktif ini dengan bekerjasama mitra usahaa koperasi lapas dan sekitar wilayah timur,” ungkap Machda.