A1news.co.id|Takengon– Penantian panjang yang membuahkan hasil dan tepat di hari kamis kemarin telah keluar akte notaris yayasan gajah putih yang terbaru dan membuat beberapa oknum yang kemarin2 sangat getol mulai carik muka ke kepada Mahasiswa/i UGP.
Heru Ramadhan ketua BEM fisipol (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik) menyampaikan semenjak terjadinya kisruh di Universitas Gajah Putih Rektor berserta wakilnya sudah di pecat dari jabatannya.
Namun sampai hari ini mantan rektor tersebut seakan akan masih tidak percaya bahwasanya ia sudah di pecat oleh pihak yayasan sejak bulan November 2023 lalu.
Di dalam media mantan rektor tersebut menyampai iya telah menerima dengan lapang dada pemecatan dirinya oleh pihak yayasan namun peryataan tersebut hilang setelah dua hari dari liris mantan rektor tersebut dengan bermacam alibi yang dibuat oleh mantan rektor tersebut, ada apa kira kira……!!!!
Heru juga menghimbau kepada Mahasiswa/i yang di desak untuk melaksakan wisuda pada tanggal 4 februari 2024 agar menunda pendaftaran wisudanya terlebih dahulu di karenakan kekosongan rektor berserta wakilnya,
Dua fakultas masih tutup sampai adanya rektor defenitif yang tidak dibuat buat dan senat Universitas Gajah Putih juga tidak ada memberikan himbauan untuk melaksanakan wisuda pada tanggal 04 februari 2024.
Heru juga menambahkan bahwasaya rektor yang sah di akaui oleh L2dikti belum ada hingga hari ini kami berharap mahasiswa/i Agar bersabar terlebih dahulu supaya Legalitas Ijazah Mahasiswa/i jelas dan tidak bermasalah di kemudian hari.
kami juga menyampaikan bahwa wisuda itu adalah Rapat senat terbuka yang di adakan langsung dibawah Senat Universitas Gajah Putih namun hari ini beberapa panita wisuda yang SK nya masih di pertanyakan terus mendesak agar Mahasiswa melaksanakan Wisuda dengan membuat surat Jaminan ke jelas legalitas Ijazah mahasiswa/i.
Ini sangat di sayangkan seorang pantia wisuda yang belum jelas SK panitianya berani membuat surat tersebut tanpa ada kejelasan yang pasti dari senat dan rektor yang valid.
Hemat kami hingga hari ini balum ada rektor yang menjabat di dalam Rektorat Universitas Gajah Putih di Takengon,
Kami selaku Ormawa Universitas Gajah Putih menghimbau kepada seluruh mahasiswa/i agar tidak termakan isu baik dongeng yang bertebaran di dalam Universitas Gajah Putih Takengon.(BA)






















