A1news.co.id|Subulussalam – PT Laot Bangko kembali menjadi sorotan setelah membuat parit gajah yang dianggap menyerobot lahan warga.
Masyarakat pun melakukan aksi blokade jalan sebagai bentuk protes. Muspika Kecamatan Penanggalan turun langsung ke lokasi untuk melihat situasi dan mencari solusi agar tidak ada pihak yang dirugikan.
Camat Penanggalan menekankan bahwa tujuan utama adalah mencari solusi yang adil dan tidak memihak.
Beliau berharap bahwa dengan dialog dan komunikasi yang baik, masalah ini dapat diselesaikan dengan cepat dan tidak ada pihak yang dirugikan.
Muspika Kecamatan Penanggalan berkomitmen untuk terus memantau situasi dan bekerja sama dengan semua pihak untuk mencari solusi terbaik.
Mereka berharap bahwa dengan kerja sama dan komunikasi yang baik, konflik ini dapat diselesaikan dengan damai dan konstruktif.
Informasi ini diperoleh dari laporan langsung tentang aksi blokade jalan dan upaya Muspika Penanggalan dalam menyelesaikan konflik dengan PT Laot Bangko.(Ramona)






















