A1news.co.id|Kutacane– Bimtek KPPS yang dilaksanakan selama dua hari, sabtu dan minggu di gedung serbaguna kantor camat lawe sigala berjalan dengan baik sebagaimana telah di programkan oleh panitia bimtek yang pelaksana PPK kecamatan.
Para peserta bimtek di berikan snack roti basah dua pcs dan air mineral glass dan terakhir nasi kotak sebagai uang transpor kpps perorang Rp110.000.
Dengan pelaksanaan yang sudah berjalan dua hari di bagi empat sesi ternodai oleh gaya arogan oknum KPPS yang bernama Sosialis Darumaha, dimana latar belakang mantan TNI purnawiran dan pengganti seorang anggota kpps yang telah terangkat menjadi Pegawai(P3K).
Dengan permohonan izin, wartawan Mitra Polda meminta kepada ketua PPK Josep Adi pranata dengan ragu dianya memberikan daftar hadir tersebut dan tiba tiba langsung diambil alih oleh anggota PPK S.Sarumaha.
Dengan gayanya dan suara keras yang di pertontonkan di hadapan orang banyak mengatakan ini data absen ini mau di gunakan untuk apa? Jawab wartawan, untuk di publikasi sebagai wartawan melengkapi berita, selanjutnya anggota PPK Sarumaha dengan lantang menjawab ini tidak bisa.
Apakah ini ada rahasia? Kata wartawan, lalu dijawab langsung oleh S.Sarumaha ” Ini Rahasia”, dengan Lantang Sarumaha berkata ” Kamu Mau Lapor Kemana, Saya Siap”tersebut, Cetus Sarumaha.
Dengan kronologis kejadian yang dialami seorang wartawan tersebut, di harapkan kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) kabupaten aceh tenggara agar menindak lanjutin atas arogan anggota PKK tersebut,
Dan bahwa anggota PKK tersebut diragukan kapabilitas dan kredibilitasnya dan tidak mampu bersinergi dengan pihak lain seperti kami, Ungkap Pewarta tersebut.(*)






















