A1news.co.id|Aceh Singkil – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Singkil menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah kecamatan.
Sejumlah desa masih terendam air dan beberapa akses jalan terputus, menghambat mobilitas warga.
Bupati Safriadi Oyon bersama tim nya tampak telah mengunjungi Tran DAS. Dimana seperti diketahui A1 News.co.id warga miskin disana membutuhkan bantuan sesegera mungkin.
Berdasarkan laporan terbaru, berikut kondisi mutakhir di lapangan:
Desa Siti Ambia Das, Jalan mitigasi BRR Pulo Sarok menuju Siti Ambia Das terputus. Warga membutuhkan bantuan makanan , (25/11).
Di Kecamatan Singkil, banjir melanda 16 desa dengan ketinggian air berkisar 50–80 cm.
Desa Cingkam, Kecamatan Gunung Meriah kembali mengalami banjir. Jalan penghubung yang sebelumnya sempat terputus kini telah dilakukan perbaikan dan sudah dapat dilalui.
Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara kembali terendam banjir.
Banjir juga masih menutup jalan jembatan.
Tinanggam, Desa Butar dengan ketinggian air sekitar 80 cm, sehingga akses warga terganggu.
Desa Pea Bumbung, jalan mitigasi bencana masih terputus dan belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat akibat genangan air setinggi 50 cm.
Longsor di Desa Lipat Kajang, Kecamatan Simpang Kanan telah dibersihkan, dan akses kendaraan kini sudah kembali normal.
Di Desa Situban Makmur, Kecamatan Danau Paris, kendaraan tidak dapat melintas akibat ketinggian air mencapai 70 cm.
Banjir juga masih terjadi di Desa Bulusema, Kecamatan Suro, dengan ketinggian air sekitar 50 cm.
Jalan yang terputus di Desa Srikayu/Pea Jambu, Kecamatan Kuta Baharu, masih belum dapat dilewati.
Longsor di Desa Kain Golong, Kecamatan Simpang Kanan, belum memungkinkan kendaraan roda empat untuk melintas.
Longsor pada tebing sungai di Desa Bulusema juga masih berlangsung dan belum ada tindakan perbaikan.
Kondisi cuaca di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Singkil masih dilaporkan hujan, sehingga dikhawatirkan ketinggian air akan terus bertambah.
BPBD Aceh Singkil mengimbau warga untuk tetap waspada, menghindari daerah rawan longsor dan banjir, serta segera melapor jika membutuhkan evakuasi.
Tim gabungan TNI, Polri, relawan, dan masyarakat saat ini terus melakukan pemantauan. (EW)






















